• Rusia akan Buka Kembali Penerbangan ke Mesir

Duta Besar Rusia untuk Mesir, Serge Kirpichenko mengatakan penerbangan dari Rusia ke kota resor Sharm el-Sheikh di Laut Merah akan dilanjutkan dalam waktu dekat.

Ia mengungkapkan hal itu pada acara peringatan satu tahun jatuhnya pesawat Rusia, Metrojet di Sinai yang menewaskan total 224 orang. Demikian dilansir AFP, Minggu (30/10/2016).

"Kami yakin hari itu sudah sangat dekat, yakni kembalinya pariwisata Rusia ke Mesir," kata Kirpichenko.  

Acara peringatan itu juga dihadiri oleh Menteri Penerbangan Sipil Mesir Sherif Fathy dan dilangsungkan di Sharm el-Sheikh.

Fathy kembali menyampaikan ucapan duka pemerintah Mesir kepada keluarga korban.

Pada 17 November 2015, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan tim peneliti Rusia telah menemukan bukti adanya bom di pesawat. Pemerintah Rusia berjanji akan menghukum mereka yang bertanggung jawab.

Pada bulan Februari, Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi untuk pertama kalinya mengakui bahwa "terorisme" sebagai penyebab jatuhnya pesawat, meskipun Kairo belum merilis laporan resmi tentang penyebab kecelakaan.

El-Sisi sebelumnya menolak klaim keterlibatan Daesh dalam peristiwa itu dan menyebutnya sebagai "propaganda."

Rusia merespon insiden itu dengan membatalkan semua penerbangannya ke Mesir. Inggris juga menghentikan penerbangan ke kota Sharm el-Sheikh, yang menyebabkan hancurnya sektor pariwisata Mesir. (RM)

Oct 31, 2016 12:23 Asia/Jakarta
Komentar