• Sigmar Gabriel
    Sigmar Gabriel

Sigmar Gabriel, Deputi Kanselir Jerman mengatakan, desakan Berlin untuk menerapkan kebijakan pengetatan ekonomi di Uni Eropa dapat memecah belah organisasi ini sehingga ancaman keruntuhannya tidak dapat dihindari.

Press TV, Sabtu (7/1) melaporkan, Sigmar Gabriel menjelaskan, langkah yang dilakukan Perancis dan Italia untuk memangkas anggaran negaranya, membawa dampak politik yang mungkin saja dapat memperkuat anasir-anasir sayap kanan ekstrem di negara itu.

Deputi Kanselir Jerman juga mengatakan bahwa para politisi sayap kanan ekstrem di Eropa menuntut agar negaranya keluar dari Uni Eropa.

"Jika ini terjadi, maka generasi mendatang Jerman akan mengutuk pemerintahan Berlin sekarang," ujarnya.

Sebelumnya Gabriel dalam wawancara dengan surat kabar Bild menuturkan, sebagian besar warga Jerman percaya bahwa kebijakan-kebijakan dan langkah pemerintah Berlin tidak akan mengakomodir tuntutan-tuntutan mereka.

Gabriel juga memperingatkan, dalam kondisi seperti ini, sayap kanan ekstrem mulai menarik perhatian lapisan-lapisan masyarakat yang tidak puas.

Menurutnya, partai-partai pembentuk pemerintahan koalisi tidak lagi cukup bersatu untuk mengelola sebuah negara seperti Jerman. (HS)

Jan 08, 2017 17:24 Asia/Jakarta
Komentar