• Hungaria: Krisis Pengungsi tak ada Kaitannya dengan Serangan Rusia

Perdana Menteri Hungaria mengatakan, serangan udara Rusia di Suriah tidak berdampak pada meningkatnya jumlah pengungsi Suriah di negara-negara Eropa.

IRNA (4/3) melaporkan, Viktor Orban, PM Hungaria dalam sebuah jumpa pers menyinggung statemen petinggi Pakta Pertahanan Atlantik Utara, NATO yang menyebut serangan udara Rusia menyebabkan bertambahnya jumlah pengungsi Suriah yang masuk ke Eropa.

Ia menuturkan, Moksow tidak terlibat dalam masalah ini, dan data resmi menunjukkan, masuknya para pengungsi Suriah ke Eropa sudah mengalami peningkatan bahkan sebelum serangan udara Rusia di Suriah.

Menurut PM Hungaria, negaranya adalah pelopor penyelesaian krisis pengungsi dan mengatakan, Hungaria tanpa retorika penyelesaian krisis pengungsi, melakukan penjagaan terbaik di perbatasan-perbatasan Uni Eropa.

Ia menambahkan, kerusuhan, bentrokan dan bahkan pembakaran kamp-kamp pengungsi untuk membendung gelombang pengungsi, sama sekali tidak ada dalam agenda pemerintah kami.

"Kami berhasil merubah Hungaria menjadi salah satu negara Eropa teraman dalam penyelesaian krisis pengungsi," ujarnya.

Di bagian lain statemennya, PM Hungaria memprotes janji-janji bantuan keuangan Uni Eropa untuk Turki dan janji pengesahan undang-undang bebas visa ke Eropa bagi warga negara itu.

Ia menegaskan, jika ada warga sebuah negara bisa masuk tanpa visa ke zona Schengen, Ukraina harus menjadi prioritas, bukan negara yang hingga kini sudah menerima milyaran euro namun tidak melakukan apapun untuk mencegah masuknya para pengungsi, bahkan memperburuk situasi Eropa. (HS)

Tags

Mar 05, 2016 04:23 Asia/Jakarta
Komentar