• Presiden Amerika Serikat Donald Trump
    Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Presiden Amerika Serikat Donald Trump sedang menimbang sebuah strategi yang lebih agresif terhadap Republik Islam Iran.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (12/9/2017), proposal itu disusun oleh Menteri Pertahanan AS James Mattis, Menteri Luar Negeri Rex Tillerson dan Penasihat Keamanan Nasional H.R. McMaster. Mereka telah mempresentasikannya kepada Trump dalam pertemuan Dewan Keamanan Nasional pada Jumat lalu.

Proposal tersebut bertujuan untuk meningkatkan tekanan terhadap Tehran agar menghentikan program rudal balistiknya.

Menurut laporan Reuters, proposal itu akan memberikan wewenang yang lebih besar kepada komandan kapal perang AS dalam konflik potensial dengan kapal-kapal Iran di Teluk Persia.

Jika proposal ini disetujui sebelum akhir September, maka ia akan diumumkan sebagai strategi baru AS untuk melawan Iran.

AS mengklaim bahwa uji coba rudal oleh Iran melanggar resolusi 2231 Dewan Keamanan PBB. Namun, juru bicara Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Nabila Massrali berkali-kali mengatakan uji coba rudal Iran tidak melanggar perjanjian nuklir.

Republik Islam sudah sering menegaskan bahwa rudal balistiknya tidak dirancang untuk membawa hulu ledak nuklir dan Iran juga tidak membutuhkan senjata nuklir, karena fatwa Pemimpin Besar Revolusi Islam mengharamkan penggunaan senjata nuklir. (RM)

Sep 13, 2017 03:56 Asia/Jakarta
Komentar