• Duta Besar Venezuela untuk PBB Rafael Ramirez.
    Duta Besar Venezuela untuk PBB Rafael Ramirez.

Pemerintah Venezuela mengecam pertemuan tidak resmi Dewan Keamanan PBB yang secara khusus membahas negara tersebut.

Seperti diwartakan televisi Telesur, Duta Besar Venezuela untuk PBB Rafael Ramirez pada Senin (13/11/2017) mengatakan, "Venezuela akan menyelesaikan masalah internal dalam kerangka hukum dan konstitusinya, kami tidak menerima campur tangan pihak lain."

"Lelucon hari ini adalah tindakan bermusuhan oleh AS dan jelas merupakan tindakan intervensionis yang melanggar prinsip kedaulatan negara anggota PBB," tegasnya.

Ramirez menolak tindakan manipulasi politik oleh AS sebagai anggota tetap Dewan Keamanan, di mana menyalahgunakan hak prerogatif dan hak mereka untuk memaksakan agenda geopolitiknya.

Pemerintah Venezuela, ujarnya, menekankan dialog dengan oposisi di mana akan dilanjutkan pada 15 November ini di Republik Dominika.

Cina, Rusia, Bolivia dan Mesir juga mengecam pertemuan tidak resmi Dewan Keamanan PBB untuk menekan Venezuela.

Dalam pertemuan tersebut, Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley mengklaim bahwa Venezuela adalah ancaman langsung terhadap perdamaian dan keamanan internasional.

Dalam beberapa bulan terakhir, Venezuela menyaksikan kerusuhan dan demonstrasi berdarah yang dilakukan oleh kubu oposisi.

Pemerintah Venezuela, menganggap AS dan sayap kanan pro-Washington sebagai aktor kerusuhan di negara itu. Pemerintah menegaskan, kerusuhan dan sanksi AS ditujukan untuk menggulingkan pemerintah Presiden Nicolas Maduro. (RM)

Nov 14, 2017 19:03 Asia/Jakarta
Komentar