• Trump dan Baitul Maqdis
    Trump dan Baitul Maqdis

Aljazair, Mesir dan Tunisia di statemen terpisah mengutuk keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui secara resmi Baitul Maqdis sebagai ibu kota rezim Zionis Israel.

Deplu Aljazair di statemennya saat mereaksi keputusan Trump tersebut menekankan, keputusan ini merupakan pelanggaran nyata terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB terkait isu Palestina dan Baitul Maqdis. Demikian seperti dilaporkan Reuters.

AS-Israel

Sementara itu, Deplu Tunisia di statemennya menyatakan, keputusan Trump ini telah memprovokasi emosi umat Muslim.

Adapun parlemen Mesir seraya mengutuk keputusan presiden Amerika ini juga memperingatkan dampak dari langkah tersebut bagi proses perdamaian.

Sheikh al-Azhar Mesir menilai ilegal keputusan Trump dan mengungkapkan penentangannya, juga menyeru ulama Islam menggelar sidang darurat.

Donald Trump,presiden AS

Donald Trump Rabu (6/12) malam, meski ada penentangan luas di tingkat regional dan internasional, mengumumkan bahwa Amerika mengakui secara resmi al-Quds sebagai ibu kota Israel.

Kota al-Quds merupakan bagian tak terpisahkan dari bangsa Palestina dan salah satu dari tiga tempat suci umat Islam. Kota ini memiliki posisi istimewa di mata umat Muslim, apalagi Masjid al-Aqsa, kiblat pertama umat Islam terletak di kota ini. (MF)

Dec 07, 2017 13:37 Asia/Jakarta
Komentar