• Aparat keamanan Iran bersiaga untuk menghadapi perusuh.
    Aparat keamanan Iran bersiaga untuk menghadapi perusuh.

Sekjen Departemen Keamanan dan Informasi Eropa, Haitham Abu Saeed mengatakan, dua markas operasi yang dipimpin oleh perwira senior Barat, Israel dan perwakilan beberapa negara Arab di kota Erbil (Kurdistan Irak) dan Herat (Afghanistan), ditambah beberapa elemen dalam negeri, bertanggung jawab untuk mengarahkan kerusuhan di Iran.

Seperti dilaporkan media Elnashra Lebanon, Rabu (3/1/2018), Abu Saeed menambahkan, protes di beberapa daerah di barat Iran dikomandoi langsung oleh satu tim yang terdiri dari komandan senior Barat, Israel dan Arab, bersama dengan tiga koordinator aksi dan perwakilan dari salah satu negara Teluk Persia.

"Markas kedua yang berada di Herat, mengarahkan kerusuhan di timur Iran, dan memiliki sebuah tim yang terdiri dari perwira rezim Zionis dan Arab bersama seorang anasir dari Kelompok Jaish al-Adl dan elemen-elemen di dalam Iran," jelasnya.

Abu Saeed menuturkan, kerusuhan tersebut dan intervensi pihak asing merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional dan Piagam PBB, yang melarang campur tangan dalam urusan negara lain.

Pawai akbar menentang perusuh

Sejak Kamis lalu, sejumlah orang di beberapa kota Iran menggelar demonstrasi damai untuk memprotes tingginya harga kebutuhan pokok dan lemahnya pengawasan pemerintah, namun para anasir yang didukung Barat dan Arab serta rezim Zionis, memprovokasi aksi damai warga ke arah kerusuhan.

Hari ini, warga Iran di banyak kota, termasuk Dehloran Provinsi Ilam, Hamadan, dan Kermanshah di barat Iran, turun ke jalan-jalan untuk mengecam konspirasi baru musuh dan para perusuh. (RM)

Jan 03, 2018 18:09 Asia/Jakarta
Komentar