• Uni Eropa
    Uni Eropa

Uni Eropa merilis statemen yang menekankan komitmen mereka untuk melanjutkan implementasi secara penuh Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA). Uni Eropa juga menyatakan akan mengkaji keputusan Amerika terkait JCPOA dan dampaknya dengan sesama anggota organisasi ini.

Menurut laporan IRNA Sabtu (13/1) dini hari, di statemen Jumat (12/1) malam, Uni Eropa seraya menekankan bahwa organisasi ini akan mengkaji keputusan Presiden AS Donald Trump terkait JCPOA menyebutkan, langkah pertama kami akan akan berkoordinasi dengan tiga negara Eropa di Kelompok 5+1 yakni Perancis, Jerman dan Inggris serta seluruh anggota Uni Eropa untuk mengkaji statemen ini beserta dampaknya.

JCPOA

Donald Trump Jumat malam setelah memperpanjang penangguhan sanksi nuklir terhadap Republik Islam Iran dan bersamaan dengan penetapan sanksi terhadap lembaga baru dan 14 tokoh termasuk Ayatullah Sadeq Amoli Larijani, Ketua Mahkamah Agung Iran, menentukan syarat untuk menandatangani setiap undang-undang yang ditetapkan Kongres terkait JCPOA.

Trump yang sebelumnya dua kali menandatangani penangguhan sanksi nuklir AS terhadap Iran, seraya mengungkapkan ketidakpuasannya atas JCPOA, kembali memperpanjang penangguhan sanksi tersebut.

Perpanjangan penangguhan sanksi nuklir anti Iran terjadi di saat Badan Energi Atom Internasional (IAEA) yang disebutkan di isi perjanjian JCPOA sebagai satu-satunya rujukan untuk mengawasi kinerja Iran, hingga kini telah membenarkan kepatuhan Iran terhadap kesepakatan nuklir sebanyak sembulan kali.

Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif Jumat (12/1) malam di akun twitternya saat merespon arogansi presiden AS terhadap kesepakatan nuklir menekankan, JCPOA tidak dapat dinegosiasikan ulang dan Amerika harus menjalankan komitmennya. (MF)

Tags

Jan 13, 2018 15:18 Asia/Jakarta
Komentar