• Amerika Serikat dinilai ingin memulihkan pengaruhnya dengan cara merusak hubungan baru antara negara-negara Amerika Latin dan Karibia dengan Cina.
    Amerika Serikat dinilai ingin memulihkan pengaruhnya dengan cara merusak hubungan baru antara negara-negara Amerika Latin dan Karibia dengan Cina.

Seorang pengamat politik mengatakan, Amerika Serikat ingin memulihkan pengaruhnya dengan merusak hubungan baru antara negara-negara Amerika Latin dan Karibia dengan Cina.

"AS adalah ancaman bagi wilayah Amerika Latin," kata Yolaidy Martinez Ruiz, pengamat politik dan pakar masalah Amerika Latin, Sabtu (3/2/2018).

"Strategi baru AS di Amerika Latin adalah memperkenalkan Cina dan Rusia sebagai negara yang hanya ingin mencari keuntungan melalui proyek investasi dan pembangunan di kawasan ini," tambahnya.

"Beijing telah meminta Washington untuk meninggalkan mentalitas usang dan menghormati hubungan antara Cina dan Amerika Latin," kata Ruiz dengan mengutip keterangan Hua Chunying, juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina.

Sementara itu, seorang analis Amerika Utara, Dennis Etler berpendapat bahwa Cina diterima di Amerika Latin dan Karibia karena – tidak seperti Amerika Serikat – ini adalah mitra bisnis yang baik, menghormati kedaulatan negara-negara tersebut dan tidak memaksakan perubahan dalam cara memerintah.

Sebagian besar negara Amerika Latin lebih memilih untuk mengembangkan kerjasama dengan Cina dan Rusia, karena kebijakan intervensif AS. (RM)

Feb 04, 2018 19:34 Asia/Jakarta
Komentar