Gelombang kritik dilancarkan para pemimpin partai politik Turki terhadap kebijakan pemerintah Ankara dan presiden Turki sendiri.

Ketua Partai Tanah Air Turki, Dogu Princhak mengkritik kebijakan haus perang Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. Princhak mengatakan, Erdogan tidak mampu mengelola perang di Suriah.

Banjir kritik terus-menerus dilancarkan para pemimpin partai politik dan pihak oposisi terhadap pemerintah Ankara dalam masalah domestik dan luar negeri  yang menunjukkan adanya masalah serius dalam kebijakan yang selama ini dijalankan Erdogan.

Pasalnya, menurut pandangan kalangan oposisi, Erdogan tidak memperhatikan proses demokratisasi, dan hanya menjalankan pandangan dan ambisi pribadinya dalam kebijakan luar negeri Turki.

Recep Tayyip Erdogan

Sementara itu, pemerintah Damaskus senantiasa menentang kehadiran ilegal pasukan Turki di wilayah Suriah, dan menilainya sebagai bentuk agresi terhadap teritorial Suriah. Kementerian luar negeri Suriah mengecam serangan pasukan Turki ke kota Afrin, Suriah. Kemenlu Suriah menyebut aksi Turki tersebut sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan nasional Turki.

Analis politik Kurdi, Irak, Hoshyar Abdollah mengatakan, PBB harus menjegal intervensi militer Turki di wilayah Afrin. Sebab, Turki terus merusak keamanan Afrin, dan berupaya dengan aksi tersebut mengejar tujuannya di tengah sikap pasif publik internasional.

Kritik tersebut bukan yang pertama dilontarkan kepada Erdogan oleh para pemimpin partai politik Turki. Misalnya, Ketua Partai Rakyat, Kemal Kılıçdaroğlu mendesak Erdogan segera mengakhiri petualangan berbahayanya di kawasan, dan  menghentikan intervensi dalam urusan Suriah.

Pasukan Turki di Afrin Suriah

Selain itu, ketua partai oposisi terbesar Turki ini menyerukan supaya Erdogan melakukan dialog dengan Presiden Suriah.

Pemimpin Partai Saadat Turki, Temel Karamollaoglu baru-baru ini menyampaikan kritik terhadap kebijakan pemerintah Ankara. Partai Islam ini mengecam intervensi pemerintah Turki dalam perang di Irak dan Suriah, serta dukungan Ankara terhadap kelompok teroris termasuk Daesh. Karamolaoglu mengingatkan bahwa Ankara harus membayar mahal biaya dari intervensi tersebut.

Politisi partai Saadat, Birol Aydin menyampaikan pandangan mengenai kebijakan Erdogan yang dinilainya gagal. Politisi partai Islam Turki ini menegaskan, Partai berkuasa, partai Keadilan dan Pembangunan, Turki sudah keluar dari relnya, dan kebijakan ekonomi, sosial dan sistem hukumnya mengalami kegagalan. (PH)

Feb 14, 2018 18:27 Asia/Jakarta
Komentar