• Pasukan militer Sudan Selatan.
    Pasukan militer Sudan Selatan.

Amerika Serikat melalui sebuah draf resolusi, mendesak Dewan Keamanan PBB untuk membahas penerapan embargo senjata di Sudan Selatan.

Seperti dilansir AFP, Kamis (8/3/2018), AS memperkenalkan sebuah draf resolusi ke Dewan Keamanan, yang menyerukan embargo senjata di Sudan Selatan.

Draf itu mendesak diakhirinya konflik empat tahun di Sudan Selatan dan kepatuhan semua pihak terhadap tiga perjanjian gencatan senjata, yang disepakati sejak Juli 2016.

Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley.

"Dewan Keamanan berencana untuk mengambil semua tindakan yang tepat, termasuk embargo senjata, untuk menghentikan kemampuan para pihak membeli senjata dan amunisi serta untuk mewujudkan proses perdamaian," demikian bunyi salah satu butir draf tersebut.

Pada akhir 2016, AS gagal memperoleh dukungan yang cukup untuk mengembargo penjualan senjata ke Sudan Selatan, dan sekarang kembali mengajukan draf baru untuk tujuan yang sama.

Para pengamat percaya bahwa upaya AS untuk melakukan intervensi di beberapa negara Afrika ditujukan untuk infiltrasi dan menjamin kepentingan mereka.

Perang di Sudan Selatan membuat ribuan orang tewas, dan empat juta lainnya mengungsi, dan ancaman kelaparan juga mengancam negara itu. (RM/PH)

Mar 08, 2018 19:52 Asia/Jakarta
Komentar