• John Bolton, Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih
    John Bolton, Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih

Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih dalam sebuah pernyataan dengan pura-pura tidak tahu mengatakan bahwa dirinya tidak tahu apakah ucapan Presiden Iran tentang perundingan nyata atau tidak.

John Bolton, Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih dalam wawancaranya dengan televisi CNN mereaksi ucapan Hassan Rouhani, Presiden Republik Islam Iran dan mengatakan bahwa dirinya tidak tahu apakah ucapan Presiden Iran soal perundingan merupakan usulan yang nyata atau tidak.

Rouhani hari Senin malam (06/8) dalam wawancara live dengan TV1 IRIB menyinggung permintaan Trump untuk berunding dengan Iran dan mengatakan, bila Amerika membayar ganti rugi atas tindakan-tindakan merusaknya terhadap bangsa Iran selama puluhan tahun lalu, maka Iran siap melakukan perundingan soal bagaimana cara mendapatkannya.

Hassan Rouhani, Presiden Republik Islam Iran

Bolton mengklaim bahwa bila Iran ingin melakukan dialog, Trump juga siap melakukannya.

Presiden Hassan Rouhani dalam wawancara televisinya menganggap pernyataan Presiden AS Donald Trump terutama usulan perundingan dengan Iran sebagai perang psikologis dan mengatakan, orang yang mengaku siap untuk berunding harus tahu bahwa landasan pertama negosiasi adalah kejujuran dan komitmen dengan janjinya, dimana para pejabat Amerika tidak memiliki itu. Dalam kondisi menerapkan sanksi zalim dan ilegal, mereka tidak dapat mengklaim ingin melakukan perundingan.

Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih juga berusaha membesar-besarkan dampak sanksi terhadap Iran dan menampilkan seakan-akan Eropa juga bersama Washington.

Sementara Uni Eropa dan tiga negara Eropa penanda tangan Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) hari Senin mengeluarkan pernyataan bersama yang isinya selain menyatakan penyesalan mendalam atas kembalinya sanksi Amerika menyatakan bahwa bersamaan dengan penerapan sanksi, mereka akan melaksanakan Undang-Undang Pemblokiran (Blocking Statute) untuk menghadapi sanksi sepihak Amerika dan melindungi aktivitas perusahaan-perusahaan Eropa yang melakukan kerjasama dengan pihak Iran.

Aug 07, 2018 15:08 Asia/Jakarta
Komentar