• Angka bunuh diri di tengah tentara layanan dan veteran, terutama tentara dan veteran wanita, bahkan lebih tinggi dari kasus bunuh diri di antara masyarakat sipil.
    Angka bunuh diri di tengah tentara layanan dan veteran, terutama tentara dan veteran wanita, bahkan lebih tinggi dari kasus bunuh diri di antara masyarakat sipil.

Laporan baru yang dirilis oleh militer Amerika Serikat menunjukkan bahwa kasus bunuh diri di kalangan tentara negara itu telah meningkat.

Seperti dilansir Press TV, Sabtu (11/8/2018), laporan tersebut mencatat bahwa dari setiap 10 kasus bunuh diri, tujuh di antaranya dilakukan oleh tentara yang sedang bertugas di militer.

Para pakar memperingatkan bahwa meningkatnya tekanan mental, finansial dan cidera akibat perang telah memicu tingginya angka bunuh diri di tengah tentara Amerika.

Tekanan mental telah menjadi faktor penting pemicu bunuh diri di militer AS. Mereka percaya bahwa perang AS saat ini tidak akan berakhir dan ada kemungkinan mereka akan kembali dikirim ke medan perang di masa depan.

Angka bunuh diri di tengah tentara layanan dan veteran, terutama tentara dan veteran wanita, bahkan lebih tinggi dari kasus bunuh diri di antara masyarakat sipil.

Menurut laporan itu, tentara wanita menghadapi tekanan mental yang lebih besar karena mereka kemungkinan menerima kekerasan, pelecehan seksual, diskriminasi dan pemerkosaan selama mengabdi di militer AS.

Anggaran militer AS telah mencapai lebih dari 716 miliar dolar, tetapi tentara yang kembali dari perang dan para veteran terlilit banyak masalah ekonomi dan mental. (RM)

Tags

Aug 11, 2018 19:03 Asia/Jakarta
Komentar