• Mahkamah Pidana Internasional
    Mahkamah Pidana Internasional

Mahkamah Pidana Internasional, ICC menjawab ancaman yang diberikan Amerika Serikat dan mengatakan, penyelidikan atas kejahatan perang Amerika di Afghanistan akan tetap dilanjutkan.

Kantor berita Reuters melaporkan, Mahkamah Pidana Internasional, ICC, Selasa (11/9/2018) mereaksi ancaman yang disampaikan Penasihat keamanan Gedung Putih, John Bolton.

Mahkamah Pidana Internasional mengaku, meski hakim dan jaksanya diancam sanksi Amerika, namun lembaga ini akan tetap melanjutkan penyelidikannya atas kejahatan perang Amerika di Afghanistan.

ICC mengumumkan, tanpa sedikitpun rasa takut atau ragu, dan dengan bertumpu pada prinsip serta supremasi hukum, Mahkamah Pidana Internasional akan melanjutkan tugasnya.

tentara Amerika di Afghanistan

John Bolton, Senin (10/9) mengatakan, jika ICC melanjutkan penyelidikan atas tuduhan kejahatan perang pasukan Amerika di Afghanistan, maka Washington akan membalasnya dengan sanksi.

Mahkamah Pidana Internasional menerima sejumlah bukti kuat yang menunjukkan bahwa pasukan Amerika sejak tahun 2001 terlibat dalam banyak kejahatan di Afghanistan termasuk pembunuhan massal warga sipil, serangan ke pemukiman penduduk, pusat kesehatan, sekolah dan masjid, serta memenjarakan warga sipil. (HS)

Tags

Sep 12, 2018 04:21 Asia/Jakarta
Komentar