Dec 18, 2018 14:02 Asia/Jakarta
  • polisi Perancis
    polisi Perancis

Dua organisasi serikat pekerja polisi Perancis, Alliance Police Nationale dan UNSA menyerukan aksi memperlambat kerja, "a work slowdown" di seluruh penjuru Perancis untuk memprotes rencana pemotongan anggaran polisi secara nasional.

IRIB (18/12/2018) melaporkan, kedua serikat pekerja polisi Perancis itu memprotes kondisi kerja yang mereka sebut sebagai sumber ketegangan karena ditugaskan memblokade jalan untuk mengendalikan para pembuat keonaran yang dimaksudkan untuk memprovokasi mereka.

Rencananya Majelis Nasional Perancis akan mengadakan sidang membahas anggaran penegak hukum negara itu hari Kamis (20/12) dan diprediksi akan ada penurunan sebesar 62 juta euro sehingga akan menjadi pukulan lain bagi tenaga kerja Perancis.

gerakan rompi kuning Perancis

Alliance mendesak pemerintah Perancis untuk berinvestasi membangun kembali kepolisian dan menyerukan aksi perlambatan kerja pada hari Rabu (19/12) untuk memprotes rencana pemotongan anggaran polisi negara itu.

Sementara UNSA mengumumkan, seluruh anggota serikat ini hanya akan memberikan pelayanan minimum pada hari Selasa (18/12) dan menuntut pertemuan dengan Presiden Perancis, Emmanuel Macron. Serikat polisi ini juga meminta pembayaran uang lembur bagi para polisi yang bertugas mengendalikan demonstrasi. (HS)

Tags

Komentar