Feb 21, 2019 21:37 Asia/Jakarta
  • Menteri Luar Negeri Venezuela, Jorge Arreaza dan Sekjen PBB Antonio Guterres. (dok)
    Menteri Luar Negeri Venezuela, Jorge Arreaza dan Sekjen PBB Antonio Guterres. (dok)

Misi Venezuela untuk PBB mengundang duta besar dari 46 negara untuk menghadiri sebuah pertemuan informal dengan Menteri Luar Negeri Jorge Arreaza pada Jumat besok.

Seperti dilansir The Associated Press, Kamis (21/2/2019), pertemuan itu bertujuan untuk menegaskan komitmen PBB untuk tidak campur tangan dalam urusan internal suatu negara dan menentang ancaman agresi militer.

Undangan Misi Venezuela ini termasuk sebuah surat yang diajukan kepada Sekjen PBB Antonio Guterres, untuk menyampaikan keprihatinan serius Caracas tentang ancaman penggunaan kekerasan terhadap Venezuela yang melanggar Piagam PBB.

Misi Venezuela meminta perwakilan dari 46 negara untuk menghadiri pertemuan dengan Jorge Arreaza dan menandatangani surat tersebut.

Presiden Nicolas Maduro bersama para perwira militer Venezuela.

Surat itu juga mendukung seruan agar krisis politik Venezuela diselesaikan melalui cara damai dan proses dialog nasional yang jujur dan inklusif.

Misi Venezuela untuk PBB menyatakan keyakinan bahwa Guterres dapat mempromosikan solusi politik di antara rakyat Venezuela dan menghentikan seruan yang menginginkan solusi militer.

Presiden AS Donald Trump dalam pidato tahunan di Kongres, mengatakan tekanan terhadap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro akan ditingkatkan dan intervensi militer adalah salah satu opsi yang dipertimbangkan.

Krisis politik baru di Venezuela dimulai setelah pemimpin oposisi, Juan Guaido menyatakan dirinya sebagai presiden interim negara itu pada 22 Januari lalu. Langkah ini langsung mendapat dukungan terbuka dari Washington. (RM)

Tags

Komentar