Mar 24, 2019 20:03 Asia/Jakarta
  • Mikhail Bogdanov
    Mikhail Bogdanov

Deputi menlu Rusia, Mikhail Bogdanov memperingatkan dampak statemen Presiden AS Donald Trump yang mengakui secara resmi kedaulatan rezim Zionis Israel terhadap Dataran Tinggi Golan.

Ria Novosti melaporkan, Mikhail Bogdanov menjelaskan, pendekatan Washington ini akan merusak proses penyelesaian friksi antara negara-negara Arab dan Israel.

Golan

"Resolusi Dewan Keamanan PBB menilai ilegal langkah Israel menduduki Dataran Tinggi Golan dan Quds timur," papar Bogdanov.

Setelah Trump hari Kamis lalu mengakui Golan sebagai bagian dari wilayah rezim Zionis Israel, negara-negara anggota Uni Eropa, Rusia, Cina dan berbagai negara lain langsung merespon dan memprotes statemen presiden Amerika ini.

Dataran Tinggi Golan di barat Suriah dan menghubungkan negara ini dengan Palestina pendudukan, Lebanon dan Yordania.

Rezim Zionis Israel tahun 1967 menduduki sekitar 1200 kilometer persegi wilayah Suriah di Golan dan kemduian menganeksasinya.

Masyarakat internasional menolak aneksasi tersebut dan Dewan Keamanan PBB menyebut Golan sebagai wilayah pendudukan. (MF)


 

 

Tags

Komentar