Apr 24, 2019 13:12 Asia/Jakarta
  • Inggris Menyesalkan Langkah AS Sanksi Minyak Iran

Kementerian Luar Negeri Inggris menyatakan penyesalannya atas langkah AS yang mengakhiri periode pengecualian sanksi terhadap para importir minyak Iran.

"Perjanjian nuklir JCOPA adalah kesepakatan yang signifikan dan pemerintah Inggris akan tetap berkomitmen untuk itu," kata pernyataan Kemenlu Inggris, seperti dikutip IRNA, Selasa (23/4/2019).

"Kami dan mitra Eropa kami akan tetap berkomitmen dengan JCPOA selama Iran mematuhi komitmennya berdasarkan kesepakatan," tambahnya.

Presiden Donald Trump secara sepihak meninggalkan JCPOA pada 8 Mei 2018 dan kemudian mengembalikan sanksi-sanksi nuklir terhadap Iran.

Pemerintah Inggris pada beberapa kesempatan menyatakan ketidakpuasan atas penerapan kembali sanksi terhadap Iran.

Dalam sebuah pernyataan pada Senin lalu, Gedung Putih mengatakan bahwa Presiden Donald Trump tidak akan memperbarui pengecualian yang memungkinkan delapan negara untuk membeli minyak Iran tanpa menghadapi sanksi.

Mereka adalah Cina, Jepang, India, Korea Selatan, Taiwan, Turki, Italia dan Yunani. (RM)

Tags

Komentar