Mei 16, 2019 18:16 Asia/Jakarta
  • Gedung parlemen Federal Jerman
    Gedung parlemen Federal Jerman

Anggota dewan Republik Federal Jerman (Bundestag), menekankan perlunya mempertahankan Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) dan menghadapi kebijakan unilateralisme Amerika Serikat terhadap Republik Islam Iran.

Menurut laporan IRNA, Norbert Rottgen, perwakilan dari fraksi Demokrat Kristen Jerman pada sidang Bundestag mengatakan, "Kesepakatan nuklir belum rusak dan masih dapat dilanjutkan."

Norbert Rottgen, perwakilan dari fraksi Demokrat Kristen Jerman

"Inti dari kesepakatan nuklir JCPOA adalah menciptakan mekanisme untuk mengamankan kawasan dan perkembangan ekonomi Iran," ungkap Rottgen.

Lothar Meyer, anggota fraksi "Alternatif untuk Jerman" juga mengatakan bahwa yang penting adalah kelanjutan dari kesepakatan nuklir.

Nils Schmid, anggota fraksi dari Partai Sosial-Demokrat dalam sidang Bundestag mengatakan akan menggunakan semua kemampuan diplomatik untuk mempertahankan kesepakatan nuklir JCPOA.

Menyusul penarikan diri AS dari JCPOA pada 8 Mei 2018 dan kembalinya semua sanksi, aksi-aksi destruktif Washington dalam mengimplementasikan JCPOA serta sikap-sikap pihak yang tersisa dalam JCPOA yang tidak melaksanakan komitmennya, Dewan Tinggi Keamanan Nasional Republik Islam Iran pada 8 Mei 2019 mengeluarkan pernyataan yang ditujukan kepada pihak lain JCPOA bahwa Iran akan mengurangi komitmen JCPOA-nya.

Iran telah menekankan bahwa jika pihak lain, terutama Inggris, Jerman dan Perancis, memenuhi kewajiban mereka terhadap perjanjian ini, Iran siap untuk melanjutkan komitmen sebelumnya.

Tags

Komentar