Kota Yazd ditambahkan ke dalam daftar situs warisan dunia. Penambahan ini membuat Republik Islam Iran telah mencatat 22 situs warisan dunia. Jumlah itu membuat posisi Iran berada di urutan teratas di kawasan Timur Tengah dan kesebelas di dunia. Daftar situs warisan dunia UNESCO di Iran mencakup 21 lokasi bersejarah dan 1 warisan alam.

Kota Bersejarah Yazd

Saat ini, kota bersejarah Yazd satu-satunya kota berpenduduk yang tercatat sebagai situs warisan sejarah. Tidak boleh dilupakan juga bahwa kota Yazd merupakan kota terbesar yang dibangun dari campuran tanah liat dan jerami. Dalam catatan situs warisan sejarah dunia disebutkan peran Taman Dowlat Abad sangat signifikan. Karena Taman Dowlat Abad merupakan satu dari 9 taman Iran yang tercatat dalam daftar situs warisan sejarah dunia.

Pada situs resmi UNESCO disebutkan, menurut para pakar, kota ini mampu menggunakan sumber-sumber yang terbatas untuk tetap dapat bertahan hidup di jantung gurun pasir. Sistem saluran air, masjid, kamar mandi, pasar, rumah-rumah tradisional, tempat peribadatan penganut Zoroaster, taman-taman kuno dan demografi tradisional kota ini menunjukkan kenyataan gurun, yakni kemampuan menundukkan sumber-sumber yang terbatas.

Dalam sidang UNESCO, wakil Azerbaijan sebagai pembicara pertama menyampaikan sejumlah keistimewaan sejarah kota Yazd dan membela kota ini agar tercatat dalam daftar situs warisan budaya dunia. Sementara pembicara kedua, wakil Kuwait juga termasuk yang menyarankan agar kota Yazd dimasukkan dalam daftar warisan budaya UNESCO. Selain itu, wakil dari Turki, Vietnam, Tunisia dan Lebanon turut menekankan kota Yazd memiliki syarat dan akhirnya secara mufakat ditetapkan kota Yazd sebagai satu dari warisan budaya dunia.

 
Penyeleksi dari UNESCO menyinggung mobilitas demografi historis kota Yazd mengatakan, "Warga Yazd membentuk tim untuk melindungi demografi historisnya, bahkan dalam kondisi krisis, mereka tidak lupa untuk melakukan perlindungan. Mariana Correia di sela-sela kunjungannya ke Yazd menyampaikan evaluasinya terkait demografi historis Yazd untuk didaftarkan ke warisan budaya dunia mengatakan:
 
"Untuk keempat kalinya saya mengunjungi Iran dan setiap kali kunjungan saya menikmati warisan sejarah Iran dan warsisan spiritualnya sangat mempengaruhi saya. Warga Yazd sangat ramah seperti masyarakat Iran lainnya. Bukan hanya di gang, bundaran dan jalan, tapi juga di rumahnya. Mereka menyambut tamu asing dengan membuatkan bubur dan makanan enak lainnya. Mereka semua punya rumah dari tanah liat. Kualitas kehidupan di Yazd sangat penting, dimana peran warga dalam kondisi krisis sangat vital dan warga Yazd selama bertahun-tahun melakukannya dalam bentuk tim dan melindungi warisan budayanya."
 
Penyeleksi UNESCO ini menjelaskan, "Nilai setia situs yang ingin tercatat dalam warisan budaya dunia harus mampu melintasi geografinya dan menjadi warisan umat manusia. Ketika warisan budaya ini telah mendunia, masyarakat di seluruh dunia akan pergi ke sana untuk melihat dari dekat warisan umat manusia terdahulu."
Kota Historis Yazd

Mariana Correia menyebut sistem saluran air kota Yazd merupakan warisan budaya paling indah. Ia menjelaskan, "Buat saya sangat menarik ketika harus menggunakan sepatu boot dan pergi masuk ke dalam melihat sistem saluran air. Ketika masuk, saya merasa tengah berjalan di ratusan tahun lalu dan seakan-akan melewati waktu. Rasa inilah yang membuatnya memiliki nilai dunia."

Correia menyinggung keindahan arsitektur provinsi Yazd dan mengatakan, "Di taman Dowlat Abad saya menyaksikan arsitektur indah dari ribuan tahun lalu dan masih kokoh berdiri. Ini adalah seni dari ahli mengukir dinding yang diwariskan dari generasi ke generasi, sehingga keahlian ini tidak lenyap." Menurut keyakinannya, satu kasus lain yang ada di Yazd dan tidak ditemukan di tempat lain adalah keberadaan penganut Zoroaster yang hidup bersama umat Islam. Inilah daya tarik budaya.

Ia juga menyebut kota Yazd sebagai kota yang memiliki banyak organisasi kemasyarakatan. Dijelaskannya, "Di kota seperti Yazd harus demikian. Bantuan dan wakaf dari masyarakat yang membuat kehidupan demografi historis di kota ini terus berjalan. Warga Yazd tahu betul bagaimana memperlakukan para wisatawan dan ketika saya kembali ke negara saya, ada banyak hal yang bisa saya sampaikan kepada orang lain. Karena warga Yazd tidak hanya menghormati para wisatawan, tapi juga menerima dengan baik para imigran di kotanya. Yang menarik lagi, kota Yazd memiliki catatan kriminal paling sedikit dan ini sangat penting."

Di buku pedoman pariwisata terkenal seperti Lonely Planet, ketika mendiskripsikan kota Yazd ditulis, "Kota Yazd dengan ciri khas pariwisatanya yang tiada duanya, menara penangkap angin dan rumah-rumah kuno dari tanah liat merupakan tujuan luar biasa dan menarik dalam perjanalan ke Iran. Kota ini dengan memisahkan Dasht-e Kavir di bagian utara dan Dasht-e Lootdi bagian selatan mampu menempatkan daya tarik peradaban masyarakat yang paling tua. Di sinilah tempat pengikut Zoroaster terbesar di Iran. Senyawa antara kota kuno gurun dan warisan interaksi antara pelbagai agama menciptakan linkungan yang sangat berbeda dan tenang di Yazd."

Menara Penangkap Angin

Yazd, kota yang tertidur di pelukan hangat gurun Iran dan selama bertahun-tahun tidak mengalami perubahan. Seluruh pelosok kota ini menunjukkan tradisi lama dan sejarah. Yazd terletak di tengah Iran. Kota ini berada di pegunungan Shirkooh dan Kharaniq serta lembah luas bernama lembah Yazd-Ardakan. Sebagian ahli geografi menisbatkan sejarah kota Yazd kepada Yazdgerd, Raja Dinasti Sasani, tapi puncak kemakmuran kota ini dimulai dari abad ke-8 Hijriah dan Atabakan sebagai faktor penting kemajuan kota ini.

Kota Yazd sendiri berarti suci dan penamaan kota ini sebagai kota suci dikarenakan rakyat kota ini sepanjang sejarah adalah penyembah Tuhan yang Esa dan dikenal dengan nama Dar al-Ibadah. Kota Yazd termasuk yang teratas dalam program pemberantasan buta huruf dan tahun lau untuk ke-23 kalinya warga Yazd berada di urutan pertama calon mahasiswa dari seluruh negeri yang diterima dalam ijian nasional Iran.

Kota Yazd punya sejumlah nama yang dinisbatkan kepada peninggalan sejarah yang berada di kota ini seperti "Kota Menara Penangkap Anging", "Pengantin Gurun" dan "Kota Sepeda". Sejak pertengahan abad ke-7 Masehi, kota ini menjadi tempat peristirahatan penting para karavan yang bermaksud pergi ke Asia Tengah dan India. Sebagai kota transit inilah produk-produk sutra, tekstil dan permadani Yazd menyebar ke seluruh dunia. Marco Polo ketika mendeskripsikan Yazd mengatakan, "Sebuah kota yang sangat indah, luar biasa dan pada intinya pusat perdagangan.

Masjid Jami Yazd

Kota Yazd hancur total di masa Jenghis Khan dan Taimur Lang. Tapi di abad 15 Masehi kota ini justru mencapai kejayaannya. Apa yang kemudian ada ini pada dasarnya dibangung di atas puing-puing warisan kuno. Tapi ciri khas Yazd yang tidak ada bandingannya itu sampai sekarang membuat mata para wisatawan memelotinya.

Kota kuno Yazd pada dasarnya merupakan salah satu kota tertua di atas bumi. Hampir semua demografi sejarah dan kuno kota Yazd berasal dari bata tanah liat yang dicampur jerami yang kemudian kering akibat terik matahari. Hasil dari arsitektur ini adalah garis vertikal yang di bawahnya bangunan berwarna coklat yang mencitrakan kesatuan. Keharmonisan itu seperti terganggu dengan adanya menara-menara penangkap angin yang menjulang tinggi. Tapi keberadaan menara-menara ini justru membuat pemandangan kota ini semakin menarik.

Masjid Jami Yazd termasuk salah satu destinasi indah pariwisata kota ini. Keberadaan masjid ini dengan arsitektur khasnya dapat dirasakan di kota ini. Masjid ini dibangun sejak abad 12 Masehi. Halaman masjid ini ada tangga ke bawah tanah yang berujung pada sistem saluran air bawah tanah Zarch (Qanat Zarch).

Komplek Amir Chakhmaq yang terletak di pasar dan sebuah bundaran dengan nama yang sama, merupakan salah satu bangunan luar biasa di antara kota-kota kuno dan bersejarah. Dapat dikatakan bahwa bangunan ini merupakan simbol seluruh ciri sejarah, mazhab dan seni dari kota indah ini. Taman Dowlat Abad yang untuk beberapa waktu milik Karim Khan Zand, dibangun pada abad 18 Masehi. Sementara menara penangkap angin taman ini adalah menara penangkap angin terbesar di seluruh Yazd.
Nov 12, 2017 11:53 Asia/Jakarta
Komentar