Dewasa ini teknologi sudah berkembang sedemikian cepat, dan kehidupan sehari-hari pasti erat kaitannya dengan penggunaan teknologi sebagai alat untuk mempermudah manusia dalam menjalani kehidupan bermasyarakat. Begitu juga dengan perkembangan teknologi informasi, sudah sangat pesat kemajuannya semenjak ditemukannya komputer pada era tahun 1950-an. Hal ini semakin mempermudah manusia dalam melakukan komunikasi dengan sesamanya.

Dalam hal berkomunikasi, setiap orang pasti memerlukan informasi, baik itu memberi atau menerima informasi. Teknologi yang digunakan khususnya di bidang informasi dan komunikasi. Teknologi informasi ini bisa berupa media massa, tv, radio, internet, serta jejaring sosial misalkan facebook dan twitter yang ada di internet. Dengan adanya perkembangan teknologi yang semakin maju ini, dunia ibaratnya ruang tanpa batas. Masyarakat dari berbagai negara di dunia dapat melakukan komunikasi dan berbagi informasi tanpa sekat ruang dan waktu.

Adanya kemajuan dalam perkembangan teknologi informasi sangat berpengaruh dalam kehidupan masyarakat. Perubahan perilaku masyarakat ini akan semakin jelas terlihat pada zaman sekarang dibandingkan dengan zaman dahulu. Masyarakat zaman dahulu dapat melakukan komunikasi dengan orang lain mungkin dengan cara mengirim surat untuk sekedar memberi kabar kepada orang lain yang jauh tempatnya. Berbeda dengan zaman dahulu, pada era modern dan  di tengah gencar-gencarnya era globalisasi,  masyarakat semakin dimudahkan dalam melakukan komunikasi, bisa dengan sms, telepon, kirim email, chatting, dan lain sebagainya.

Terlepas dari segala macam kontroversinya, boleh diakui masyarakat masa kini tak bisa lepas dari teknologi dan  internet. Internet bisa menguntungkan namun terkadang bisa juga merugikan. Empat puluh tahun sejak ditemukan, internet terus berevolusi. Perkembangan teknologi dewasa ini secara langsung juga berdampak pada perilaku dan gaya hidup manusia. Interaksi manusia pun mengalami perubahan besar. Teknologi ini khususnya di bidang komunikasi dan media telah membuka lembaran baru bagi kehidupan manusia dan berpengaruh pada beragam sisi kehidupan pribadi dan sosial. Teknologi modern selain positif juga memiliki dampak negatif, tergantung pada pemanfaatannya.

Istilah “teknologi” berasal dari “techne “ atau cara dan  “logos” atau pengetahuan. Jadi secara harfiah teknologi dapat diartikan pengetahuan tentang cara. Pengertian teknologi sendiri menurutnya adalah cara melakukan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan bantuan akal dan alat, sehingga seakan-akan memperpanjang, memperkuat atau membuat lebih ampuh anggota tubuh, pancaindra dan otak manusia. Perkembangan dunia iptek yang demikian pesatnya telah membawa manfaat luar biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia. Jenis-jenis pekerjaan yang sebelumnya menuntut kemampuan fisik cukup besar, kini relatif sudah bisa digantikan oleh perangkat mesin-mesin otomatis. Sistem kerja robotis telah mengalihfungsikan tenaga otot manusia dengan pembesaran dan percepatan yang menakjubkan.

Begitu pula dengan telah ditemukannya formulasi-formulasi baru aneka kapasitas komputer, seolah sudah mampu menggeser posisi kemampuan otak manusia dalam berbagai bidang ilmu dan aktivitas manusia. Ringkas kata, kemajuan iptek yang telah kita capai sekarang benar-benar telah diakui dan dirasakan memberikan banyak kemudahan dan kenyamanan bagi kehidupan umat manusia. Bagi masyarakat sekarang, iptek sudah merupakan suatu religion. Pengembangan iptek dianggap sebagai solusi dari permasalahan yang ada.

Sementara orang bahkan memuja iptek sebagai liberator yang akan  membebaskan mereka dari kungkungan kefanaan dunia. Iptek diyakini akan memberi umat manusia kesehatan, kebahagiaan dan imortalitas. Sumbangan iptek terhadap peradaban dan kesejahteraan manusia tidaklah dapat dipungkiri. Namun manusia tidak bisa pula menipu diri akan kenyataan bahwa iptek mendatangkan malapetaka dan kesengsaraan bagi manusia. Dalam peradaban modern yang muda, terlalu sering manusia terhenyak oleh disilusi dari dampak negatif iptek terhadap kehidupan umat manusia. Kalaupun iptek mampu mengungkap semua tabir rahasia alam dan kehidupan, tidak berarti iptek sinonim dengan kebenaran. Sebab iptek hanya mampu menampilkan kenyataan.

Pertukaran informasi, berita dan ideologi di antara manusia merupakan keharusan dari sebuah kehidupan sosial. Di masyarakat purba yang anggotanya masih sedikit, berbicara langsung merupakan sarana untuk bertukar pikiran dan informasi. Seiring dengan kemajuan budaya dan semakin kerkembangnya sebuah masyarakat, sarana komunikasi pun mengalami perkembangan pula. Mulailah bermunculan sarana baru untuk mempercepat proses komunikasi dan pertukaran berita serta pemikiran. Gaya hidup manusia pun turut berubah. Mengingat peran dominan sarana komunikasi dewasa ini, para ilmuwan menyebut abad saat ini sebagai abad komunikasi.

Masuk ke dunia komunikasi dan informasi tak ubahnya seperti perpindahan masyarakat dari masyarakat petani ke industri, di mana seluruh dimensi vital manusia terpengaruh. Sektor politik, sosial, ekonomi dan budaya menghadapi beragam peluang dan kendala besar. Manusia di abad ini memasuki era baru teknologi, di mana kehidupan sosial mereka mengalami perubahan besar.

Sarana komunikasi sepertinya tidak seperti yang diharapkan, karena sarana ini bukan fenomena yang netral, namun di antara sarana dan teknologi baru paling banyak berpengaruh pada manusia. Mayoritas sosiolog sepakat bahwa media massa sangat memiliki pengaruh signifikan terhadap seluruh masyarakat. Dampak dari media massa ini sangat luas meliputi politik, ekonomi, psikologi, moral, dan sosial. Pada akhirnya pengaruh tersebut mengubah perilaku manusia dan membentuk sebuah dunia baru serta kian mendekatkan berbagai bangsa, seolah-olah dunia ini semakin kecil dan manusia semakin mudah berhubungan dengan bangsa lain.

Sementara itu, seiring dengan masuknya komputer ke ranah teknologi modern, kehidupan manusia semakin berubah pula. Dunia di milenium ketiga berada di bawah pengaruh komputer sehingga memiliki wajah baru. Sebuah masyarakat jaringan telah mendorong jaringan teknologi sulit dan rumit memasuki ranah kehidupan manusia. Revolusi informasi dan komunikasi menyebabkan perubahan besar di sektor pendidikan, ekonomi dan budaya serta menghadirkan dunia baru bagi manusia. Dewasa ini, komunikasi dan informasi merupakan dua unsur utama. Manusia modern saat ini lebih membutuhkan informasi dan menjalin komunikasi dengan sesamanya untuk meraih informasi.

Kemajuan teknologi komunikasi dan informasi memiliki peran besar dalam kehidupan manusia. Perubahan mendasar akibat munculnya teknologi komunikasi dan informasi dalam kehidipan individu dan sosial manusia diabaikan. Di sisi lain, pola dan gaya hidup merupakan fenomena lain dan termasuk karakteristik dunia modern. Perilaku manusia dalam hal ini dipengaruhi oleh budaya dan media modern.

Kita kini berada di global village dan hidup dalam era elektronik. Dengan kata lain, kita hidup di era komunikasi yang sangat bergantung pada media komunikasi dan teknologi informasi jika ingin tetap eksis. Era komunikasi telah mengubah seluruh tatanan kehidupan manusia, bahkan mereka yang hidup terpencil pun tak terkecualikan. Secara tak langsung masyarakat terpencil ketika memiliki sarana seperti listrik, radio atau bahkan televisi, mereka telah bergabung dalam komunitas global village. Dalam masyarakat seperti ini, media audio dan visual dapat menjadi alat propaganda untuk mensukseskan sebuah ambisi.

Tak diragukan lagi, tidak ada fase dalam sejarah umat manusia yang informasi dan teknologi berjalan cepat seperti saat ini. Oleh karena itu, salah satu karakteristik penting periode sejarah manusia saat ini adalah kecepatan, kemajuan dan urgensitas informasi. Maka tak heran jika era modern ini disebut juga era ledakan informasi. Salah satu penyampai informasi adalah media massa. Media massa dengan cepat memberi informasi berbagai peristiwa di dunia kepada manusia. Mulai dari peristiwa politik, militer, ekonomi, sosial, sains dan seni.

Media massa selain memiliki sisi positif dengan pemberitaan yang benar dan analisa kejadian dengan lurus mampu mengarahkan opini publik ke arah yang benar pula, namun media massa juga memiliki sisi negatif tak kalah besarnya jika di banding dengan manfaat yang dimilikinya. Media massa juga mampu membawa sebuah bangsa ke arah kehancuran.

Tags

Feb 18, 2016 14:46 Asia/Jakarta
Komentar