Hari ini, Senin tanggal 20 Maret 2017 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 21 Jumadil Tsani 1438 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 30 Isfand 1395 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Muhsin bin Ali Tanukhi Wafat

 

1054 tahun yang lalu, tanggal 21 Jumadil Tsani 384 HQ, Muhsin bin Ali Tanukhi, seorang sastrawan dan sejarawan muslim, meninggal dunia pada usia 55 tahun.

 

Muhsin bin Ali memiliki kemampuan yang tinggi dalam syair dan sastra. Dalam waktu yang sangat singkat, ia menghasilkan banyak karya sastra. Tanukhi memperlajari ilmu dan agama yang berkembang di zamannya dalam waktu yang singkat. Setelah itu dia bekerja di bidang peradilan.

 

Di antara karya-karyanya adalah buku "Al-Faraj ba'das-Syiddah" yang berisi  kumpulan fakta sejarah dan sosial yang ditulisnya dengan teliti dan gaya penulisannya yang khas.

 

VOC Berdiri

 

415 tahun yang lalu, tanggal 20 Maret 1602, Belanda mendirikan Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC).

 

VOC merupakan perusahaan Belanda yang memonopoli aktivitas perdagangan di Asia. Perusahaan ini dianggap sebagai perusahaan pertama yang mengeluarkan pembagian saham. Sebenarnya, VOC hanya sebuah badan dagang. Namun, badan ini istimewa karena didukung negara dan diberi fasilitas-fasilitas sendiri yang istimewa.

Di masa itu terjadi persaingan sengit di antara negara-negara Eropa, yaitu Portugis, Spanyol kemudian juga Inggris, Prancis, dan Belanda untuk memperebutkan hegemoni perdagangan di Asia Timur.

Untuk menghadapi masalah itu, oleh Staaten Generaal di Belanda VOC diberi wewenang memiliki tentara yang harus mereka biayai sendiri. Selain itu, VOC juga mempunyai hak atas nama pemerintah Belanda untuk membuat perjanjian kenegaraan dan menyatakan perang terhadap suatu negara.

Wewenang itulah yang mengakibatkan VOC dapat bertindak seperti layaknya negara. Di Indonesia VOC memiliki sebutan populer, kompeni atau kumpeni. Istilah itu diambil dari kata compagnie, nama lengkap perusahaan tersebut dalam bahasa Belanda.

 

Isaac Newton Meninggal

 

290 tahun yang lalu, tanggal 20 Maret tahun 1727, Isaac Newton, seorang fisikawan terkemuka abad ke-18, meninggal dunia pada usia 84 tahun.

 

Isaac Newton dilahirkan pada tahun 1643 dan menuntut ilmu di Universitas Cambrige. Pada usia 24 tahun, Newton telah berhasil menyusun hukum dasar mekanik.

 

Teori yang paling terkenal dikemukakan Newton adalah teori gravitasi. Newton juga berhasil menemukan konsep spektrum cahaya. Newton pulalah yang pertama kali menemukan bahwa cahaya putih ternyata merupakan gabungan dari spektrum yang terdiri dari warna-warni pelangi.

 

Mirza Abdolkareem, Imam Jumat Tabriz, Syahid

 

99 tahun yang lalu, tanggal 30 Isfand 1296 HS, Mirza Abdolkareem, Imam Jumat Tabriz gugur syahid.

 

Ayatullah Mirza Abdolkareem, Imam Jumat Tabrizi lahir pada paruh kedua abad ke-13 HQ dari keluarga ulama di Tabriz. Mirza Abdolkareem sejak remaja telah mempelajari ilmu-ilmu agama dari tingkat dasar hingga menengah dan setelah belajar bertahun-tahun beliau berhasil meraih derajat keilmuan yang tinggi. Setelah itu beliau bertahun-tahun menjadi pemimpin agama di Tabriz dan warga melaksanakan perintahnya. Tidak hanya rakyat, tapi para pejabat juga memperhatikan ucapannya.

 

Pengaruh Mirza Abdolkareem bukan dikarenakan beliau menjadi Imam Jumat, tapi sikap beliau yang begitu tenang dan lembut disertai zuhud yang terkenal. Beliau begitu berusaha untuk membantu kebutuhan rakyat, sehingga banyak masalah yang dihadapi rakyat dapat diselesaikan. Mirza Abdolkareem menilai orang-orang yang terpengaruh pemikiran Barat sebagai musuh dan membenci mereka.

 

Ayatullah Mirza Abdolkareem merupakan orang pertama yang menyebarkan syiar agama dan membentuk kelompok-kelompok azadari Imam Husein as dan setiap tahun di Tabriz diadakan peringatan Asyura di bulan Muharram. Tapi pada saat yang sama, beliau tidak lupa dengan politik dan di saat-saat penting, Mirza Abdolkareem melakukan intervensi.

 

Pasca diumumkannya Revolusi Konstitusi, Ayatullah Mirza Abdolkareem sebagaimana ulama yang lain mendukung Revolusi Konstitusi. Dengan terjadinya musim paceklik di Tabriz, para penentang beliau menuduhnya sebagai orang yang menumpuk barang dan akhirnya dengan bantuan beberapa orang Kaukasus, mereka menembak mati Imam Jumat Tabriz dengan putranya pada 30 Isfand 1296 HS di hadapan warga di jalanan.

 

Pembunuhan ini membuat marah rakyat dan citra para pendukung demokrasi di Tabriz tidak lagi dipercaya rakyat. Setelah kejadian ini, warga begitu sedih, terutama dari kalangan ulama. Selain diumumkannya hari berkabung, warga tidak merayakan hari raya di tahun itu dan memperingati syahadah ayah dan anak.

Mar 20, 2017 10:45 Asia/Jakarta
Komentar