Saat ini, Muhammad dan Ramin tengah asyik menikmati makan siang di restoran kampus. Muhammad tengah mencari ide untuk membeli hadiah yang menarik buat ibunya. Hari ini menu makan siang di restoran kampus, polu va khoresh qimeh. Semacam nasi gulai daging khas Iran. Di atas nasinya, dihiasi dengan taburan saffron. Aroma saffron dan warna kuningnya yang memikat membuat cita rasa makanan menjadi lezat. Muhammad lantas berpikir, bagaimana jika ia membeli saffron sebagai hadian untuk ibunya.

Muhammad bercerita, ibunya pandai memasak dan ia sangat merindukan masakan ibunya. Muhammad berpikir, Saffron bisa menjadi hadiah khas Iran yang sangat menarik untuk ibunya yang pandai memasak. Ia pun lantas berbincang mengenai idenya itu dengan Ramin. Selengkapnya, mari kita simak percakapan mereka berdua setelah mempelejari beberapa kosa kata penting berikut.

Man migiram

Saya mengambil

Man dust daram begiram

Saya ingin mengambil

Hadiyeh

hadiah

Jaleb

menarik

Tu migiri

Kamu mengambil

Tu mikhahi begiri

Kamu ingin mengambil

Cheh

Apa

Madaret

Ibumu

Alaqehmand

Suka

Alaqehmand budan

Kesukaan

Ashpaz

Koki, pemasak

Shayad

Mungkin

Zafaran

Saffron

Ast

Ialah, ada

Shayad bashad

Mungkin ada

Are

Iya

Behtarin

Terbaik

Donya

Dunia

Mardom

Masyarakat

Keshvar

Negara

Kheyli

Sangat

Ziyad

Banyak

Anha masraf nemikonad

Mereka tidak menggunakan

Geran

Mahal

Chun

Karena

Khub

Baik

Pas

Kalau begitu

Khorasan

Khorasan (provinsi di timur laut Iran)

Koja

Di mana

Sharq

Timur

Khorasani

Orang Khorasan

Anha mikorand

Mereka menanam

Anha bedast miavarand

Mereka memperoleh

Gol

Bunga

Gol-e zafaran

Bunga saffron

Dorost ast?

Benarkah?

Wasat

Tengah

Por zafaran

Penuh dengan saffron

Toulid

Produksi

Sakht

Sulit

Goftan

Perkataan

Goftanes

Mengatakannya

Asan

Mudah

Tu miguyi

Kamu berkata

Keshavarzi

Pertanian

Kar

Pekerjaan

Ama

Tetapi

Baraye

Untuk

 

Saudara kini kita simak bersama percakapan Muhammad dan Ramin.

Muhammad

Aku ingin mengambil hadiah menarik untuk ibuku.

Ramin

Kamu ingin mengambil hadiah apa? Apa yang disukai ibumu?

Muhammad

Ibuku ahli masak yang pintar. Mungkin saffron bisa menjadi hadiah menarik.

Ramin

Iya, bagus sekali. Saffron Iran, saffron terbaik dunia.

Muhammad

Iya, bagus. Masyarakat negaraku tidak banyak memanfaatkan saffron. Karena sangat mahal.

Ramin

Oke, kalau begitu saffron Khorasan hadiah yang terbaik.

Muhammad

Khorasan di mana?

Ramin

Di Timur Iran. Para petani Khorasan menanam saffron.

Muhammad

Saffron diperoleh dari bunga saffron, benarkah?

Ramin

Iya.  Mereka menanam bunga saffron dan setiap bagian tengah bunga mengandung tiga putik saffron.

Muhammad

Kalau begitu, produksi saffron tidaklah sulit.

Ramin

Tidak, Tidak. Menceritakannya memang mudah. Namun memproduksinya sangat sulit.

Muhammad

Iya. Benar apa yang kamu kata. Bertani pekerjaan yang sulit. Tapi saffron hadiah yang bagus untuk ibuku.

 

Saudara mari kita simak kembali percakapan tadi. Dan seperti biasanya kali ini tanpa terjemah.

[dialog]

Ramin masih asyik bercerita tentang proses pembuatan saffron kepada Muhammad. Ia bercerita, para petani menanam bibit safron dan pada musim gugur, ketika pagi sebelum matahari terbit, mereka pergi ke ladang memetik bunga saffron. Di setiap bagian tengah bunga, terdapat tiga putik saffron. Ketiga putik itulah yang dipetik, lantas dikeringkan. Dengan cara itulah, saffron dihasilkan.

Ramin juga bercerita tentang bagaimana sulitnya membudidayakan bunga saffron. Sebaliknya, Muhammad juga berbagi cerita tentang komoditas pertanian di negaranya. Mereka berdua lantas sepakat untuk pergi ke pasar dan membeli saffron.

Saffron merupakan sejenis rempah khas Iran yang sangat mahal. Biasanya saffron dilarutkan dengan air lalu dicampur untuk membuat beragam jenis makanan. Warna kekuningan dan harum khas saffron bisa dengan mudah kita jumpai dalam masakan dan makanan Iran. Bahkan dalam membuat kue pun, masyarakat Iran juga mencampurnya dengan saffron. Saffron produksi Iran banyak diekspor ke berbagai negara dan sangat terkenal di dunia. Selain sebagai bahan campuran makanan, saffron juga bisa dimanfaatkan sebagai obat herbal.

Tags

Feb 18, 2018 18:08 Asia/Jakarta
Komentar