Hari ini, Senin tanggal 5 Maret 2018 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 16 Jumadil Akhir 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 14 Isfand 1396 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Ibnu Darraj Qastalli Wafat

1018 tahun yang lalu, tanggal 16 Jumadil Tsani 421 HQ, Ibnu Darraj Qastalli, penyair dan penulis terkenal Andalusia meninggal dunia.

Ibnu Darraj dilahirkan pada tahun 347 Hijriah. Dia memiliki peran dalam mengembangkan syair Arab di akhir abad ke-4 dan awal abad ke-5 Hijriah.

Dia memperlihatkan aliran baru dalam syair Arab dan syair-syairnya selain bernlai sastra tinggi, juga menjadi sumber terpercaya mengenai kejadian-kejadian di Spanyol pada masa itu.

Sejarah

Boeing 707 Tabrak Gunung Fuji

52 tahun yang lalu, tanggal 5 Maret 1966, Boeing 707 menabrak Gunung Fuji di Jepang. Sebanyak 124 orang tewas dalam peristiwa tersebut.

Pesawat milik British Overseas Airways Corporation (BOAC) itu jatuh di hutan lereng gunung yang tidak aktif itu, 25 menit setelah lepas landas dari Bandara Tokyo.

Itu merupakan kali ketiga pesawat buatan Amerika jatuh di wilayah tersebut dalam kurun sebulan. Di awal Februari, sebuah pesawat Boeing 727 milik Jepang jatuh di Teluk Tokyo dan menewaskan 133 orang.

Kurang dari 24 jam kemudian, sebuah pesawat DC-8 milik Canadian Pacific Airlines jatuh di landasan pada saat mendarat di Tokyo. Sebanyak 64 orang meninggal dalam peristiwa itu.

Sejumlah saksi mata menyatakan melihat kepingan-kepingan pesawat beterbangan di udara. Berdasarkan investigasi, pesawat tersebut ternyata telah mengeluarkan asap selepas dari Tokyo, lalu secara tiba-tiba kehilangan keseimbangan dan beberapa bagian dari badan pesawat mulai tercerai-berai.

pesawat Boeing

Mohammad Mosaddegh Meninggal

51 tahun yang lalu, tanggal 14 Isfand 1345 HS (5 Maret tahun 1968), Mohammad Mosaddegh, mantan Perdana Menteri dan politikus ternama Iran, meninggal dunia.

Mosaddegh dilahirkan di Tehran tahun 1883. Karirnya di bidang politik mulai menanjak sejak tahun 1921, ketika terpilih sebagai menteri keuangan. Setelah itu, dia terpilih sebagai menteri luar negeri dan anggota parlemen. Kemudian, selama beberapa tahun Mosaddegh meninggalkan dunia politik.

Pada tahun 1944, dia kembali ke pentas politik dan aktif memperjuangkan nasionalisasi minyak Iran. Usahanya yang didukung oleh para ulama Iran, antara lain Ayatullah Kashani, mencapai hasil dengan disahkannya UU nasionalisasi minyak oleh Parlemen. Bahkan, ia pun terpilih sebagai perdana menteri.

Namun, rezim Shah Pahlevi dengan dukungan AS melakukan kudeta terhadap pemerintahan Mosaddegh pad tahun 1954. Mosaddegh dan para pendukungnya ditangkap dan kemudian dipenjarakan.

Mohammad Mosaddegh

 

Mar 05, 2018 10:43 Asia/Jakarta
Komentar