Hari ini, Senin tanggal 12 Maret 2018 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 23 Jumadil Akhir 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 21 Isfand 1396 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Ibnu Athaullah Wafat

730 tahun yang lalu, tanggal 23 Jumadil Tsani 709 HQ, Ibnu Athaullah yang terkenal dengan nama Syeikh Kabir, seorang ahli bahasa, tafsir, dan fiqih muslim meninggal dunia.

Ibnu Athaullah dilahirkan di Kairo, Mesir, ditengah keluarga religius dan setelah menimba ilmu dan pengetahuan agama, beliau menjadi seorang ahli fiqih terkemuka.

Kemudian, Ibnu Athaullah membaktikan hidupnya sebagai pengajar agama. Beliau berpendapat, salah satu tugas ulama adalah memberi nasehat kepada para penguasa dan beliau secara bersungguh-sungguh menasehati dan membimbing para penguasa. Diantara karya Ibnu Athaullah yang terkenal adalah al-hikam al-Athaiyah dan al-Munajaat al-Athaiyah.

Image Caption

Jerman Menganeksasi Austria

80 tahun yang lalu, tanggal 12 Maret 1938, Hitler dan tentaranya memasuki Austria dan menganeksasi negara itu.

Pada awal tahun 1938, warga Austria pendukung Nazi melakukan konspirasi untuk menggulingkan pemerintah dan menyatukan Austria dengan Nazi Jerman. Kanselir Austria saat itu, Kurt von Schuschnigg, ketika mengetahui adanya konspirasi tersebut, menemui Hitler dengan harapan bisa menyelamatkan kemerdekaan bangsanya. Namun, Hitler malah memaksa Kanselir Austria untuk mengangkat beberapa tokoh Nazi Austria di dalam kabinetnya.

Pada tanggal 11 Maret, Kanselir Austria dipaksa untuk mengundurkan diri dan dipaksa untuk menyampaikan pidato kepada rakyatnya agar tidak melawan kedatangan pasukan Nazi. Keesokan harinya, Hitler dan pasukan Nazi datang ke Austria dan dia mengangkat pemerintahan baru yang pro-Nazi. Austria menjadi sebuah negara bagian Jerman hingga Perang Dunia II berakhir.

Nazi

Imam Khomeini Larang Rakyat Ikut Partai Rastakhiz

43 tahun yang lalu, tanggal 21 Isfand 1353 HS, Imam Khomeini ra mengeluarkan pesan yang melarang rakyat mengikuti partai Rastakhiz.

Shah Iran akhirnya membentuk partai Shahanshahi Rastakhiz pada 11 Isfand 1353 HS (2 Maret 1975), dan mengajak rakyat agar menjadi anggota partai yang dibentuknya. Rezim Shah bahkan mengancam mereka yang tidak ingin menjadi anggota partai ini agar keluar dari Iran.

Imam Khomeini ra yang saat itu berada di Najaf, Irak mengeluarkan pesan pada 21 Isfand 1353 HS (12 Maret 1975) yang isinya mengharamkan rakyat Iran untuk menjadi anggota partai Rastakhiz dan menyebut mereka yang menjadi anggota ini sebagai upaya untuk menghancurkan umat Islam.

Dalam pesannya, Imam Khomeini ra menulis, "Dengan mencermati bahwa partai Rastakhiz menolak Islam dan maslahat umat Islam di Iran, maka mengikuti partai ini haram agi seluruh bangsa dan sama dengan membantu untuk menghancurkan muslimin. Menolak partai ini merupakan contoh paling jelas nahi anil mungkar."

Imam Khomeini ra

 

Mar 18, 2018 14:56 Asia/Jakarta
Komentar