Hari ini, Kamis tanggal 15 Maret 2018 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 26 Jumadil Akhir 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 24 Isfand 1396 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Miqdad bin Abdullah Al-Hilli Wafat

613 tahun yang lalu, tanggal 26 Jumadil Tsani 826 Hijriah, Abu Abdillah Syaraf ad-Din Miqdad bin Abdullah bin Muhammad al-Hilli meninggal dunia.

Miqdad bin Abdullah al-Hilli lebih dikenal dengan sebutan Fadhil Miqdad adalah seorang faqih, teolog dan peneliti. Beliau termasuk satu dari ulama besar Syiah.

Setelah Fadhil Miqdad menyelesaikan pendidikan dasar agamanya, beliau hadir dalam kuliah fiqih, ushul fiqih dan hadis yang disampaikan oleh gurunya Muhammad bin Makki atau Syahid Awwal. Beliau begitu serius belajar, sehingga menjadi ulama besar Syiah di masanya.

Fadhil Miqdad meninggal banyak karya ilmiah seperti Adab al-Hajj, Ayaat al-Ahkam dan Kanz al-Irfan.

Beliau wafat di kota Najaf dan kuburannya berada di dekat Baghdad di jalur tempat lewatnya para peziarah ke Najaf al-Asyraf.

Makam Imam Ali as di Najaf

Wilayah Taba Dibebaskan

29 tahun yang lalu, tanggal 15 Maret 1989, wilayah Taba yang terletak di timur laut Mesir, setelah bertahun-tahun diduduki oleh rezim Zionis, akhirnya berhasil dibebaskan.

Pada tahun 1978, Zionis menduduki Gurun Sinai, yang termasuk di antaranya kawasan Taba. Setelah ditandantanganinya perjanjian Camp David pada tahun 1987, Tel Aviv bersedia mengembalikan Gurun Sinai kepada Mesir.

Namun, tentara Zionis masih tetap bercokol di kawasan strategis Taba di utara Teluk Aqabah. Setelah diadakan berbagai perundingan dan mendapatkan tekanan internasional, akhirnya Zionis pada tahun 1989 bersedia mundur dari Taba.

Tentara Mesir

Ayatullah Abdorrahman Mohammadi Heydaji Wafat

17 tahun yang lalu, tanggal 24 Isfand 1379 HS, Ayatullah Sheikh Abdorrahman Mohammadi Heydaji meninggal dunia dalam usia 75 tahun dan dimakamkan di kota Qom.

Ayatullah Heydaji lahir di Heydaj, Zanjan pada 1304 HS dari keluarga agamis. Beliau menyelesaikan pendidikan dasar di kota kelahirannya dan tingkat menengah di kota Qom. Selama di Qom, beliau belajar kepada Ayatullah Sayid Hossein Boroujerdi dan Sayid Mohammad Hojjat Kouh Kamareh-i.

Sekitar tahun 1337 HS, Ayatullah Heydaji kembali ke tempat kelahirannya atas permintaan warga dan di sana beliau mengajar ilmu-ilmu agama,membangun perpustakaan mengurus hauzah ilmiah.

23 tahun mengabdi di kota kelahirannya, Ayatullah Heydaji kembali ke Qom bersamaan dengan kemenangan Revolusi Islam Iran dan tekun mengajar dan menulis buku. Beliau banyak meninggalkan karya tulis di bidang fiqih, hadis dan sejarah. Ayatullah Heydaji juga menguasai sastra. Sebagian buku yang ditulisnya antara lain, Ahd-e Pedari, Avamil Salah va Vasad, Enteghadat Akhlaqi dan 40 Hadis tentang Hari Kiamat.

Sejarah

 

Tags

Mar 18, 2018 16:04 Asia/Jakarta
Komentar