Hari ini, Jumat tanggal 16 Maret 2018 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 27 Jumadil Akhir 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 25 Isfand 1396 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Haji Mirza Husein Nuri Tabrizi Wafat

119 tahun yang lalu, tanggal 27 Jumadil Tsani 1320 HQ, Haji Mirza Husain Nuri Tabrizi, seorang ulama muslim Iran, meninggal dunia.

Haji Mirza Husain Nuri Tabrizi sangat utama dalam ibadah, ketakwaan, kehati-hatian, dan penyucian jiwa. Beliau banyak meninggalkan karya penulisan di bidang ilmu hadis, tafsir al-Quran, dan penjelasan mengenai ulama-ulama Islam. Semua itu ditulisnya degan penuh ketelitian dan kekhasan.

Beliau juga menulis mengenai Ahlul Bait Rasulullah Saw. Di antara karya beliau yang paling terkenal adalah "Mustadrak Wasail" yang berisi catatan kehidupan ulama-ulama besar muslim.

Sejarah

Pembunuhan Massal di Vietnam Selatan oleh Tentara AS

50 tahun yang lalu, tanggal 16 Maret tahun 1968, tentara AS membunuh massal antara 200 hingga 500 warga desa My Lai 4, di bagian utara Vietnam selatan.

Desa My Lai 4 terletak di kawasan yang banyak disusupi oleh gerilyawan Vietkong dan banyak tentara AS yang terbunuh di kawasan itu.

Pada hari itu, Letnan L. Calley dan pasukannya datang ke desa itu untuk melancarkan operasi pencarian dan penghancuran. Namun,  yang mereka temukan di desa itu hanyalah perempuan, anak-anak, dan lelaki tua. Para tentara AS itu kemudian melampiaskan kemarahan mereka dengan membunuhi warga desa yang tidak bersenjata tersebut. Pembunuhan itu berhenti setelah seorang pilot bernama Hugh Thompson mendaratkan helikopternya di antara pasukan AS dan warga desa.

Peristiwa ini semula ditutup-tutupi, namun setahun kemudian terbongkar dan investigasi militer pun dilaksanakan. Letnan Calley dijatuhi hukuman seumur hidup, namun akhirnya diampuni dan hanya mendekam di penjara selama beberapa tahun.

Perang Vietnam

Kota Halabche Diserang Dengan Senjata Kimia

30 tahun yang lalu, tanggal 25 Isfand 1366 HS (15 Maret tahun 1988), rezim Baath Irak di bawah pimpinan Sadam Husein dengan mengirimkan puluhan pesawat tempur, membombardir kota Halabche dengan senjata kimia.

Pengeboman ini dilakukan setelah munculnya gerakan-gerakan separatis dari penghuni kota Halabche yaitu warga Irak dari suku Kurdi yang telah lama menderita direpresi oleh Rezim Sadam.

Warga kota itu berniat untuk menggabungkan diri dengan Republik Islam Iran yang baru berdiri. Rezim Sdadam saat itu juga tengah kewalahan menghadapi perlawanan bangsa Iran dalam Perang Irak-Iran yang meletus akibat invasi Irak ke Iran. Akibat pengeboman dengan bahan kimia yang disuplai oleh negara-negara Barat itu, lebih dari  5000 warga kota Halabche tewas.

Serangan kimia terhadap Halabche

 

Mar 18, 2018 16:36 Asia/Jakarta
Komentar