Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah Udzma Sayid Ali Khamenei dalam pidato menyambut tahun baru Persia 1397 Hs, Rabu (21/3/2018) di provinsi Khorasan Razavi menyampaikan sejumlah masalah penting sebagai peta jalan Iran selama setahun ke depan.

Di hadapan para peziarah Imam Ridha di kota Mashhad, Rahbar menyinggung kekuatan dan vitalitas Revolusi Islam memasuki usia 40 tahun, dan kegagalan plot destruktif AS untuk kawasan. Di bagian lain pidatonya, Ayatullah Khamenei menyoroti potensi besar yang dimiliki Iran, terutama kemampuan para pemuda yang harus dipotimalkan demi kemajuan bangsa dan negara.

Pidato Rahbar di Mashad

Selain itu, Rahbar juga menjelaskan masalah ekonomi yang dihadapi Iran dan urgensi dukungan terhadap produksi dalam negeri oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama pemangku kepentingan di pemerintahan. Oleh karena itu, Rahbar menobatkan tahun ini sebagai "Tahun Mendukung Produk Iran".

Pada bagian pertama pidatonya, Ayatullah Khamenei menyampaikan pandangan umum mengenai perjalanan Revolusi Islam Iran selama 40 tahun dalam menjaga nilai dan prinsip mulianya. Selain itu, Rahbar juga memberikan penilaian terhadap kinerja pemerintah Iran.

Mengenai penjagaan terhadap nilai dan prinsip Revolusi Islam, Ayatullah Khamenei mengatakan, "Bangsa Iran dalam masalah ini telah melewati ujian dengan baik, dan berhasil menjaga prinsip utama Revolusi sebagaimana kekuatan dan vitalitas awal yang berlanjut hingga kini,".

Beliau menegaskan prinsip utama Revolusi Islam yaitu: independensi, kebebasan, demokrasi, kemandirian, percaya diri, keyakinan bangsa, dan keadilan.

Berkaitan dengan prinsip independensi, Rahbar menegaskan masalah ini berkaitan dengan reaksi bangsa Iran terhadap kehadiran imperialisme asing selama 200 tahun. Ayatullah Khamenei juga menilai Iran sebagai salah satu negara paling independen di dunia.

Ayatullah Khemenei dalam pidatonya menyebut kebebasan sebagai salah satu prinsip utama Revolusi Islam yang harus dijaga dan dipertahankan. Rahbar menekankan bahwa semua rakyat Iran menikmati kebebasan dalam kerangka undang-undang dasar.

“Tidak ada warga Iran yang ditekan karena memiliki pendapat yang berbeda dengan pemerintah. Para pemuda Iran merasa percaya diri dan mandiri saat ini. Meskipun demikian, masih ada pekerjaan rumah yang harus dilakukan terkait keadilan di Iran," tegasnya.

Prinsip lain Revolusi Islam yang disinggung Ayatullah Khamenei dalam pidato tahunannya menyambut tahun baru Nowruz mengenai demokrasi. Rahbar menjelaskan, "Selama empat puluh tahun, rata-rata satu atau dua tahun selalu digelar pemilu yang diikuti dengan tingkat partisipasi tinggi oleh rakyat dari berbagai lapisan masyarakat. Hasil dari pemilu ini adalah bekerjanya kabinet terpilih dengan beragam kecenderungan politiknya selama empat dekade terakhir,".

Beliau juga menyebut kemandirian dan keyakinan bangsa sebagai prinsip penting Revolusi Islam Iran yang harus diwujudkan dalam bentuk kinerja aktif pemerintah. Ayatullah Khamenei mengungkapkan selama empat dekade pemerintah silih berganti berupaya menjaga keamanan dan stabilitas nasional serta terus membangun demi kemajuan bangsa dan negara.

Rahbar menilai kinerja pemerintah di bidang keamanan nasional, ilmu pengetahuan dan infrastruktur seperti: sarana transportasi, bendungan, pembangkit listrik dan pelabuhan serta bandara, ekspor minyak serta produk domestik bruto, menunjukkan angka yang memuaskan. Tapi musuh senantiasa menyelewengkan realitas ini untuk melemahkan dukungan rakyat Iran terhadap Republik Islam.

Pidato Rahbar di Mashad

Isu penting lain yang disoroti Ayatullah Khamenei dalam pidato menyambut awal musim semi mengenai urgensi pemanfaatan potensi sumber daya manusia dan alam yang melimpah, terutama kapasitas besar para pemuda terpelajar Iran yang harus dimanfaatkan secara optimal demi kepentingan nasional.

Pemimpin Besar Revolusi Islam juga menyerukan pemanfaatan "Bonus geografis" dan sumber daya alam bernilai, demi kemajuan bangsa dan negara. Menurut Rahbar, jika potensi sumber daya alam yang besar ini dikelola dengan melibatkan para pemuda inovatif, yang bekerja sama dengan para manajer pekerja keras dan aktif, maka perekonomian Iran akan melesat masuk jajaran 12 ekonomi terbesar di dunia. 

Dalam pidatonya, Ayatullah Khamenei menilai faktor penyebab tidak optimalnya pemanfaatkan semua potensi besar sumber daya manusia dan alam ini, karena kurangnya kepercayaan sebagian pemangku kepentingan di berbagai pemerintahan selama ini terhadap potensi dalam negeri.

Faktor lain yang menghalangi kemajuan nasional Iran menurut Rahbar disebabkan kepercayaan berlebihan terhadap resep asing, termasuk di dalamnya rekomendasi kebijakan Bank Dunia dalam masalah ekonomi domestik dan internasional. Pada saat yang sama kurangnya kepercayaan terhadap kekuatan dalam negeri. Ditegaskannya, Berdikari artinya memproduksi kekayaan melalui aktivitas di dalam negeri, bukan mengharapkan bantuan asing.

Isu ekonomi menjadi sorotan utama pidato Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran di awal tahun 1397 Hs. Menurut Rahbar, fokus sentral masalah ekonomi Iran mengenai produksi domestik dan dukungan seluruh rakyat terhadap produksi dalam negeri. Oleh karena itu, Ayatullah Khamenei mencanangkan slogan tahun ini adalah "Dukungan terhadap Produk Iran".

Beliau menginstruksikan para pejabat negara untuk sepenuhnya mendukung produk buatan dalam negeri dengan menyusun kebijakan terkait. Tidak hanya itu, Rahbar juga menyerukan kepada para diplomat Iran supaya memfasilitasi ekspor komoditas tersebut.

“Perekonomian Iran harus fokus pada produksi domestik. Kita seharusnya tidak bergantung terhadap bantuan dari luar, tetapi bekerja di dalam negeri. Kita perlu memberantas korupsi di negara ini dengan tegas... Kita harus mengakhiri ketergantungan ekonomi negara terhadap minyak. Kita harus bersemangat dalam mendukung produk domestik dan ekonomi nasional,” papar Ayatullah Khamenei.

Isu lain yang disinggung Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran dalam pidato Nowruz tahun ini mengenai masalah keamanan dan plot AS di kawasan. Tahun lalu Republik Islam Iran mampu mengibarkan bendera kemuliaan di kawasan. Selain itu, Ayatullah Khamenei juga menjelaskan bahwa Republik Islam Iran berhasil menangkal semua plot Amerika Serikat yang menebar terorisme dan menyulut perpecahan di kawasan Timur Tengah demi mengalihkan perhatian publik dunia dari kejahatan rezim Zionis Israel.

Pidato Rahbar di Mashad

Menurut beliau, Amerika Serikat menciptakan kelompok-kelompok teroris seperti Daesh di kawasan untuk mengalihkan perhatian publik dunia dari rezim Zionis. Selama ini, Amerika Serikat tidak ingin dan tidak bisa menjamin keamanan regional. Rahbar memberikan contoh bagaimana kegagalan negara-negara Barat, terutama AS dalam mewujudkan keamanan dan stabilitas di Afghanistan.

Pada saat yang sama, Iran justru menawarkan bantuan kepada negara-negara regional berdasarkan itikad baik untuk mewujudkan stabilitas regional. Rahbar juga menyinggung keberhasilan Iran membersihkan banyak bagian di Timur Tengah dari kehadiran teroris. Meskipun demikian, Iran tidak pernah berusaha ikut campur dalam urusan internal negara lain.

Di akhir pidatonya, Ayatullah Khemenei menyampaikan optimisme mengenai masa depan Iran yang cemerlang dan lebih baik dari sebelumnya. Beliau menegaskan,"Para pemuda tercinta, bangunlah negara ini lebih baik dari generasi sebelumnya. Kibarkan bendera independensi, kehormatan, keagungan dan kemuliaan bangsa yang lebih tinggi dari sebelumnya,".

Tags

Mar 28, 2018 18:41 Asia/Jakarta
Komentar