Hari ini kami ajak Anda mengunjungi tempat wisata yang sangat indah di utara Tehran, bernama Darband. Tempat wisata ini sebenarnya merupakan sebuah nama desa di utara Tehran. Namun dengan semakin pesatnya perkembangan kota Tehran, kini desa Darband pun menjadi bagian dari kota besar Tehran.

Darband terletak di lereng pegunungan yang di belah dengan aliran sungai. Tempat ini ramai dikunjungi warga Tehran sebagai pusat rekreasi. Selain menyediakan pemandangan alam pegunungan yang indah, desa wisata Darband juga dilengkapi dengan beragam restoran dan warung kopi yang membujur di sepanjang tepi sungai. Aroma wangi teh panas dan asap kebab yang menggoda selera menyambut para wisatawan yang berkunjung ke Darband.

Kebulan Jumat lalu, Hamid dan temannya pergi ke Darband. Sekembalinya ke asrama kampus, dia bertemu dengan Muhammad dan bercerita panjang lebar tentang pengalamannya selama berwisata ke Darband. Anda tertarik bukan dengan cerita Hamid? Selengkapnya mari kita simak bersama setelah mempelajari beberapa kosa kata penting berikut ini.

Salam

Salam

Tu miayi

Kamu datang

Az koja

Dari mana

Darband

Darband

Shomal

Utara

Bala

Atas

Balatar

Lebih atas

Meydan

Lapangan

Meydan-e Tajris

Lapangan Tajris

Tafrihgah

Tempat rekreasi

Khub

Bagus

Didani

Menarik, indah

Anja

Di sana

Hast

Ada

Are

Iya

Mahaleh

Kampung

Park

Taman

U nadarad

Dia tidak punya

Kuh

Gunung

Qashang

Indah

Manazere qashang

Pemandangan indah

Ba safa

Menakjubkan, memikat

Rudkhaneh

Sungai

Vasat-e an

Di tengahnya

Migozarad

Mengalir

Pas

Kalau begitu

Kheyli ziba

Sangat indah

Du taraf

Di kedua sisi

Resturan

Restoran

Ziadi

Banyak

Tu mineshini

Kamu duduk

Tu mitavani beneshini

Kamu bisa duduk

Tu mikhuri

Kamu makan

Tu mitavani bekhuri

Kamu bisa makan

Tu lezat mibari

Kamu menikmati

Tu mitavani lezat bebari

Kamu bisa menikmati

Chand saat

Beberapa jam

Chay

Teh

Hava

Udara

Hava-e khub

Udara bagus

Khonak

Sejuk

Seda

Suara

Ab

Air

Seda-ye ab

Suara air

Lezat bakhsh

Menyenangkan

Man miravam

Saya pergi

Khub ast man beravam

Bagus rasanya jika saya pergi

Telesiej

Kereta gantung (ing:chairlift)

Tu miravi

Kamu pergi

Tu mitavani beravi

Kamu bisa pergi

Bala-ye kuh

Di atas gunung

Piyade

Berjalan kaki

Pain

Bawah

Tu miayi

Kamu datang

Tu mitavani beyayi

Kamu bisa datang

Kuhnavard

Pendaki gunung

Tatil

Libur

Ayyame tatil

Hari libur

Tabestan

Musim panas

Shabha-ye tabestan

Malam musim panas

Sholugh

Ramai

Eddeh

Kelompok

Eddeh-i

Sekelompok

Mardom

Masyarakat

Sobh

Pagi

Sobha

Pagi-pagi

Varzesh

Olahraga

Anha miravand

Mereka pergi

 

Saudara, kini mari kita simak bersama percakapan Muhammad dan Hamid!

Muhammad

Salam Hamid, dari mana kamu?

Hamid

Dari Darband.

Muhammad

Darband itu di mana?

Hamid

Di utara Tehran. Tak jauh dari lapangan Tajris terdapat sebuah tempat wisata yang bagus dan menarik.

Muhammad

Darband di sana?

Hamid

Iya. Darband nama sebuah kampung di utara Tehran.

Muhammad

Di sana ada taman?

Hamid

Tidak. Tidak ada taman. Tapi pemandangan indah dan mempesona, ada sebuah sungai yang mengalir di tengah pegunungan.

Muhammad

Kalau begitu sangat indah.

Hamid

Iya. Di kedua sisi sungai terdapat banyak restoran. Kamu bisa duduk di sana beberapa jam sambil minum teh dan menikmati sejuknya hawa udara.

Muhammad

Suara air sungai juga sangat indah. Ada baiknya jika suatu hari aku juga pergi ke sana.

Hamid

Kereta gantung juga ada. Kamu bisa naik dan turun gunung dengannya.

Muhammad

Para pendaki gunung juga pergi ke sana?

Hamid

Iya. Para pendaki gunung juga pergi ke sana. Pada hari-hari libur, terutama pada malam-malam musim panas, di sana sangat ramai sekali. Sebagian warga pergi ke sana pagi-pagi untuk berolahraga.

 

Saudara, mari kita simak ulang percakapan tadi dan seperti biasa, kali ini ini tanpa terjemah.

[dialog]

Hamid menceritakan petuangalangan wisatanya seharian tadi kepada Muhammad. Ia bercerita sejak pagi buta, pergi ke puncak gunung bersama teman-temannya. Meski matahari sudah menyingsing tinggi, namun hawa udara masih terasa sejuk. Di tengah perdakian, mereka menyantap sarapan di sebuah restoran. Roti panas, kuju, teh hangat dan kurma sangat nikmati rasanya jika disantap di hawa yang sejuk. Namun restoran di kawasan Darband berbeda dengan restoran di kota pada umumnya. Rangkaian tempat duduk lesehan di tata berjejeran di tengah-tengah kebun.

Setiap akhir pekan, banyak warga Tehran yang berkunjung di sana. Keindahan pemandangan pegunungan di utara Tehran menarik siapa pun yang menyaksikannya. Insyaallah suatu hari nanti Anda juga bisa berkunjung langsung ke Tehran dan menyaksikan keindahan tempat-tempat wisata di sana.

Tags

Mar 31, 2018 15:02 Asia/Jakarta
Komentar