Di acara Arena Silaturahmi edisi 27 Mei 2018, Radio Melayu Suara Republik Islam Iran membacakan berbagai komentar dan pendengar mengenai isu kejahatan rezim Zionis Israel terhadap bangsa tertindas Palestina.

Pekan lalu, kami telah mengumpulkan komentar teman-teman FB, para pendengar Radio Suara Republik Islam Iran dan pembaca situs dan medsos Parstoday Indonesia tentang "Kejahatan terbaru rezim Zionis Israel terhadap warga Palestina di Jalur Gaza yang dilakukan bersamaan pemindahan Kedubes Amerika Serikat ke al-Quds (Jerusalem).

Sebagai catatan bahwa kejahatan pasukan rezim Zionis di perbatasan Jalur Gaza sejak 30 Maret hingga 25 Mei 2018 telah merenggut nyawa ratusan warga Palestina dan melukai belasan ribu lainnya. 

Berikut komentar yang disampaikan teman-teman:  
 
1.    Hasyim 

AS dan ZIONIS ISRAEL setali tiga uang, beda sisi satu tujuan yaitu sebagai perampas dan perampok kedaulatan bangsa-bangsa yang lemah untuk diambil kekayaan dan sumber daya alamnya. Mereka melakukan penjajahan modern, kejam dan diluar batas kemanusiaan, searah dengan IBLIS terkutuk. 

Harapan besar untuk membela rakyat Palestina dan harapan agar rakyat Palestina merdeka adalah dua bangsa: yaitu bangsa Indonesia dan bangsa Iran, karena AS dan Zionis Israel sangatlah takut kepada dua negara ini.

2.    Lala dari Tanjung Karang

Masyarakat internasional terutama negara dan bangsa-bangsa Muslim serta para penuntut kebebasan dan orang-orang yang memiliki nurani harus mengecam kejahatan anti-kemanusiaan yang dilakukan rezim Zionis Israel di Jalur Gaza, Palestina. Rezim Zionis telah melanggar seluruh hukum dan peraturan internasional serta kemanusiaan. Pemindahan Kedubes AS dari Tel Aviv ke al-Quds adalah pelanggaran nyata terhadap hukum internasional dan genderang perang terhadap umat Islam.

3.    Fatimah dari Bandar Lampung 

Seluruh umat Islam harus satu suara dan mengecam kejahatan terbaru dan mengerikan rezim Zionis Israel di Jalur Gaza Palestina. Ini adalah sebuah pembantaian nyata di hadapan kebungkaman negara-negara pengklaim pembela Hak Asasi Manusia. Jika umat Islam negara-negara Muslim dan umat Islam bungkam, maka Israel akan semakin berani untuk melanjutkan kejahatannya. Pemindahan Kedubes AS ke al-Quds merupakan pelanggaran terhadap semua norma dan aturan internasional dan ini menunjukkan jati diri AS yang tidak menghormati hukum internasional.

4.    AdiTamim Kamonso dari Ternate, Maluku Utara

Pemindahan Kedubes Amerika Serikat ke al-Quds adalah bentuk kezaliman Amerika dan Israel yang ingin merebut total al-Quds dari bangsa Palestina. Warga sipil Palestina harus kehilangan nyawa untuk kembali ke negeri mereka, sedangkan negeri-negeri Islam lainnya pada kemana? Mereka hanya mampu mengecam tapi takut pada Amerika dan Israel. Berikan mereka dukungan apa yg mereka butuhkan untuk melawan Zionis dan Amerika. Dan saat inilah waktu kehancuran Amerika dan Israel akan dimulai. Kami mendukung kebebasan Palestina. Salam perjuangan dari Bumi Almolok, Ternate, Maluku Utara.
 
5.    Denny Priyanto dari Purwokerto

Sebuah kebiadaban yang teramat sangat sedang dipertontonkan oleh zionis Israel. Penduduk dunia diuji dan ditunggu bagaimana tindakan yg akan diambil untuk segera menghentikan kebiadaban zionis Israel.


6.    Faizal Rahmad al-As'ari dari Nganjuk, Jatim

Bismilahirohmanirrohim. Baitul Maqdis adalah milik semua agama, baik itu Islam, Kristen dan Yahudi. Keserakahan dan egoisme bangsa Israel harus dilawan. Bersatunya umat islam sedunia adalah kekuatan yang bisa menghancurkan Israel, Amerika Serikat dan sekutunya. 

Perpecahan Islam sengaja dibikin, hingga kita sulit untuk menyatukan kekutan. Contoh kecil di Indonesia-Madura: pernah terjadi pembakaran tempat ibadah dan pengusiran orang-orang yang beraliran syiah. Kenapa pemahaman tentang Islam kita terkotak kotak? Kenapa harus muncul Syiah, Wahabi dll yang itu gampang diadu domba? Jadikan Islam sebagai Rohmatan lil Alamin. Iran harus jalin komunikasi dengan NU dan muhamadiyah. Insya Allah Indonesia siap bergerak.....Allah Akbar !!!


7.    Zahra Syuhada dari Pandaan, Jatim

Baitul Maqdis dan Masjidil Aqsa adalah KIBLAT PERTAMA umat Islam yang dimuliakan dan dihormati semua agama Ilahi di dunia, dan semua penganut agama Aamawi memuliakan tanah yang suci ini. 

Pemindahan ibukota Israel ke Baitul Maqdis oleh Donald Trump adalah PENGKHIANATAN dan PELANGGARAN Amerika Serikat terhadap resolusi PBB yang menjamin rakyat Palestina untuk bisa kembali ke tanah airnya. Arogansi Amerika Serikat ini menunjukkan secara terang-terangan WAJAH Amerika Serikat yang ASLI.

Kebungkaman Arab Saudi atas pindahnya ibukota Israel ini, adalah pengkhianatan terang-terangan terhadap umat Islam khususnya pada rakyat PALESTINA yang terzalimi. Semoga DARAH PARA SYUHADA yang telah mengalir di Bumi PALESTINA dapat MEMBUNGKAM Amerika Serikat karena kesalahannya sendiri...

8.    Muhdi Assagaf dari Ambon, Maluku

Kami turut berbelasungkawa & berduka cita yang mendalam atas gugurnya para demonstran Palestina di hari Nakba yang telah menjadi korban keganasan teroris sejati sepanjang zaman. Kami mengutuk keras kebiadaban teroris zionis!!!!
#KamiBersamaPalestina.

9.    I Grey Landau dari Jakarta

Semoga darah para syuhada bisa membuat pintu langit terbuka ,dan Rabbul Alamin menyegerakan kemerdekaan Bangsa Palestina.

10.    Khoirul Anam dari Demak

Hancurkan Zionis dan USA .Semangat Kholid bin Walid dan Sholahuddin harus di teriakan terus. Jangan nunggu bantuan Wahabi. Sebab, Wahabi membela Zionis dan USA.

11.    Chany Jid dari Bekasi

Semua berpendapat bahwa Israel adalah monster dan penuh kebohongan. Sayangnya pada PD II enggak dimusnahkan.


12.    Yan Hary

Semakin banyak alasan dikemukakan, maka mereka (Amerika dan Israel) semakin tampak kebodohan dan kesewenang-wenangannya dan nyata-nyata tidak mengindahkan kesepakatan masyarakat dunia.

13.    Akhin Wahyuddin AlMunfaridy dari Mojosari, Jatim.

Pelanggaran atas hak-hak anak Palestina dan begitu banyak kaum muslimin yang dibantai, namun kepana negara-negara Arab hanya diam? Terutama Arab Saudi?
 

Tags

Mei 27, 2018 14:49 Asia/Jakarta
Komentar