Hari ini, sambil mempelajari bahasa Persia, Anda kami ajak mengenal sekilas tentang pemilu di Iran. Menarik bukan?

Jumat merupakan hari libur akhir pekan di Iran. Biasanya setiap malam jumat, banyak warga Iran yang pergi ke masjid-masjid menghadiri beragam acara keagamaan. Sebagian lagi bercengkerama bersama keluarga dan sahabat dengan mengunjungi berbagai taman yang tersebar di berbagai sudut kota dan sekitarnya. Tehran, kota terbesar di Iran memiliki banyak taman dan hutan kota. Banyak keluarga yang pergi ke taman sambil membawa hidangan makan malam yang telah mereka persiapkan dari rumah. Namun banyak juga warga Tehran yang bersilaturahmi di malam jumat, mendatangi rumah sanak saudara dan sabahat.

Kebebetulan malam ini, Said teman sekelas Muhammad, baru datang dari Shiraz. Karena itu, Ramin, Hamid dan beberapa teman lainnya malam ini berencana pergi ke rumah Said. Hamid pun segera menelpon Muhammad untuk mengajaknya pergi bersama-sama ke rumah Said.

Rekan setia, sebelum kita simak bersama percakapan telepon Hamid dan Muhammad, seperti biasanya kita pelajari terlebih dahulu beberapa kosa kata penting berikut!

Alou

Halo

Befarmaid

Silakan

Man sohbat mikonam

Saya berbicara

Man mikhoham sohbat konam

Saya ingin bicara

Otaq

Kamar

Charsad-o hefdah

417

Goushi

Pesawat telepon

Lahzeh

Sebentar

Khedmat

Melayani

Goushi chand lahzeh khedmatetan

Mohon Anda tunggu sebentar

Halat chetour ast?

Bagaimana kabarmu?

Tu chetouri?

Kamu apa kabar?

Tu hasti?

Ini kamu?

Khubam

Aku baik

Bad nistam

Aku lumayan baik

Che khabar?

Apa kabar? Ada apa ini?

Emshab

Malam ini

Ma miravim

Kami pergi

Ma mikhahim beravim

Kami ingin pergi

Shab neshini

Bergadang malam

Khaneh

Rumah

Tu miayi?

Kamu mau datang?

Digar chist?

Apa lagi?

Mehmani

Bertamu

Sadeh

Sederhana

Badaz

Setelah

Sham

Makan malam

Dustan

Teman-teman

Anha miayand

Mereka datang

Khoush migozarad

Sangat menyenangkan

Davat

Undangan

Man nadaram

Aku tidak punya

Lazim nist

Tidak perlu

Man telfon kardam

Saya telepon

Ma miayim

Kami datang

Man goftam

Aku bilang

Chand nafar az…

Berapa orang dari...

Saate chand?

Jam berapa?

Shoma miravid

Kamu pergi

Hudude

Sekitar

Nuh

Sembilan

Farda

Besok

Tatil

Hari libur

Ma hastim

Kami ada

Ma mitavanim baham bashim

Kita bisa bersama-sama

Rasti

Sebenarnya

Hafteh

Pekan, minggu

Pish

Sebelum

U bargashteh ast

Dia kembali

Baleh

Iya

Mah

Bulan

Qabl

Sebelum

Az yek mahe qabl

Dari sebulan lalu

Ma nadideh-im

Kami tidak melihat

Ma miravim

Kami pergi

Tu miayi

Kamu datang

Man nadaram

Saya tidak punya

Kar

Pekerjaan

Mohem

Penting

Pirahan

Baju

Man otu mikonam

Saya menyetrika

Man bayad otu konam

Saya harus menyetrika

Man amadem mishavam

Saya siap

Ma mantazeret hastim

Kami tunggu kamu

Kheyaban

Jalan

Sare kheyaban

Pinggir jalan

Hatman

Pasti

Khoda hafez

Sampai jumpa (Tuhan melindungimu)

 

Sekarang ini, Hamid tengah menelpon ke asrama kampus Muhammad melalui operator asrama.

Rekan setia, kini kita pelajari dan simak seksama percakapan Muhammad dan Hamid.

Operator

Hallo. Silakan

Hamid

Hallo, salam. Saya ingin berbicara dengan dengan Muhammad. Kamar 417.

Operator

Salam. Mohon Anda tunggu sebentar.

Muhammad

Hallo, silakan.

Hamid

Salam Muhammad. Bagaimana kabarmu?

Muhammad

Salam Hamid. Ini kamu? Aku baik-baik saja. Kamu  bagaimana?

Hamid

Aku lumayan baik.

Muhammad

Ada apa ini?

Hamid

Malam ini kami ingin pergi ke rumah Said untuk shab neshini (bergadang malam). Kamu mau datang?

Muhammad

Shab neshini? Apa lagi itu?

Hamid

Shab neshini itu seperti perjamuan tamu secara sederhana setelah makan. Teman-teman lain juga datang. Sangat menyenangkan.

Muhammad

Tapi saya kan tidak diundang.

Hamid

Untuk shab neshini tidak perlu undangan. Aku menelpon Said dan aku bilang akan pergi ke rumah dia dengan beberapa teman.

Muhammad

Kalian akan pergi jam berapa?

Hamid

Sekitar jam sembilan. Besok juga libur. Kita bisa bersama-sama beberapa jam.

Muhammad

Sebenarnya, bukankah dua minggu lalu Said pergi ke Shiraz. Dia sudah balik dari Shiraz?

Hamid

Iya. Kami pergi ke rumahnya, karena sejak sebulan lalu saya tidak melihatnya lagi. Kamu mau datang?

Muhammad

Aku tidak punya pekerjaan penting. Tapi aku mesti menyetrika bajuku dulu. Jam sembilan aku sudah siap.

Hamid

Kalau begitu aku dan Ramin akan menunggu kamu di pinggir jalan.

Muhammad

Ok. Pasti aku datang.  Sampai ketemu ya…

Hamid

Sampai ketemu juga.

 

Rekan setia, ada baiknya jika kita simak kembali percakapan tadi. Namun kali ini tanpa terjemahan!

[dialog]

Muhammad segera menutup teleponnya. Saat ini jam masih menunjukkan pukul 5 sore. Ia masih mempunyai kesempatan 4 jam lagi. Karena itu ia melanjutkan kembali membaca buku.

Masyarakat Iran sangat menyukai silatarahmi dan menyambut tamu. Karena itu hubungan antar keluarga dan sahabat begitu dekat dan akrab. Masyarakat Iran juga dikenal sangat ramah. Kami berharap, Insayaallah suatu hari nanti Anda bisa berkunjung ke Iran dan menikmati keramahan masyarakat secara langsung.

 

Tags

Jun 23, 2018 15:12 Asia/Jakarta
Komentar