Acara Arena Silaturahmi pada 24 Juni 2018 ini membicarakan serangan besar-besaran koalisi militer pimpin Arab Saudi ke pelabuhan al-Hudaydah di Yaman barat, dimana serangan dilakukan ketika masyarakat dunia sedang terfokus pada Piala Dunia 2018 di Rusia.

Berikut ini sebagian komentar dan pandangan teman-teman mengenai serangan tersebut:

1.    Bang Jali

Dalam hal ini saya tidak bisa berkomentar lagi. Kesedihan Yaman, Palestina dan Suriah sama saja. Pemimpin negara yang mengaku Muslim pun bungkam. Apakah mereka tidak tau atau pura-pura tidak tau. Yang menyedihkan lagi, kita masih sibuk dengan mazhab kita masing-masing. 

2.    Rih Setiyadi, Wangon Purwokerto/Banyumas

Assalamualaikum, mungkin tulisanku dalam menanggapi Yaman tidak begitu berpengaruh, namun ini semoga menjadi bentuk empati dari saya. Sungguh kelicikkan rezim Al Saud dan kroninya sudah tidak bisa ditolerir lagi. Semoga Iran dan Rusia bisa berperan lebih dalam persoalan ini.

3.    Hasyim

Saudara-saudaraku, rakyat Yaman membela negerinya dengan jiwa raganya demi negara, bangsa dan agama yang benar, yaitu Islam Rasul Saw. Semoga Allah swt memenangkan perjuangan kalian.

4.    Wahidin Utomo

Informasi di Timteng masih didominasi oleh media Barat. Informasi yang penuh kebohongan. Masmedia di Indonesia masih mengambil media Barat sebagai sumber berita. Umat Islam yang kurang informasi hanya tau kota Mekah, Madinah dan Hadramaut, lalu negara Mesir dan Palestina. Akibatnya sedikit saja dari umat Islam di Indonesia yang bersimpati pada perjuangan bangsa Yaman melawan agresi militer Arab Saudi dan sekutu Arabnya, di mana serangan militer ini dibantu oleh mesin-mesin perang Setan Besar Amerika Serikat, Inggris dan negara Barat lainnya.

5.    Mohammad Sopyan

Kami mengutuk serangan militer Arab Saudi ke Yaman.

6.    Jel Ahmed
Saya berharap ada gerakan persatuan umat Islam di seluruh penjuru dunia untuk menekan pemerintah Arab Saudi. Bila perlu, kita kampanyekan kepada rakyat Arawb Saudi sendiri agar sadar dan mau melawan kesewenang-wenangan Rajanya.

7.    Jakfar Shadiq

Selain berdoa, kita mengecam kebiadaban pasukan Arab Saudi di Yaman

8.    Moch Hamim

Yemen is a legal country. There is no reason for Arab to occupy Yemen (Yaman adalah sebuah negara legal. Tidak ada alasan bagi Arab untuk menduduki Yaman).

9.    Hasyim 

Kezaliman bangsa yang sangat zalim, maka WAJIB dilawan dan dibalas dengan segala upaya strategi dan perang yang sesungguhnya.

10.    Ahmad Joko

Pengorbanan rakyat Yaman yang terzalimi oleh Arab Saudi dan sekutunya. Insya Allah dari hari kehari justru semakin kuat untuk tetap menghadapi agresi militer Arab Saudi dan semakin membuat putus-asa rezim Al Saud.

11.    Kholid al-Walid

Hanya satu kata untuk Arab Saudi dan sekutunya bahwa kami mengecam serangan tersebut dan menyesalkan kebungkaman dunia atas hal ini. Kami juga mengecam Abd-Rabbuh Mansur Hadi yang mengorbankan rakyat Yaman demi ambisinya.

12.    Nandoko

Doa kami bersamamu, Yaman. Bihaqqi Muhammad wa ali Muhammad.

13.    Assari

Lanjutkan perjuangannya rakyat Yaman. Allah swt dan Rasulullah Saw bersamamu dengan doanya, juga sang pemilik zaman Sahibu Asri Walzaman Al Imam Mahdi Afs selalu bersamamu rakyat yaman.. teruskan sampai mrk lenyap dari muka bumi.

14.    Zarranggie Syubeir dari Balikpapan

Ini adalah politik licik dan keji Arab saudi yang berstandar ganda. Di satu sisi, Arab Saudi ingin menggulingkan rezim Assad yang sangat jelas dicintai oleh rakyatnya dan di sisi lain ingin mempertahankan rezim Mansour Hadi yang nyata dan jelas di benci oleh rakyatnya sendiri.
15.    Ali Afkar dari Yogyakarta

Ini adalah peperangan yang tidak seimbang. Yaman negara miskin dan dari sisi militer tidak begitu kuat, namun dikepung oleh negara-negara kuat di dunia seperti Amerika Serikat, Perancis, Inggris dan Arab Saudi dan sekutunya. 

Meskipun Yaman dilanda peperangan dan d tindas negara-negara kuat, namun negara tersebut tetap setia membela Palestina yang juga tertindas oleh rezim Zionis Israel. Semoga Allah Swt memberikan kemenagan kepada Yaman dalam mengahadpi agresi militer Arab Saudi cs.

16.    Jarni Adiwangsa Mumpuni Pranawa dari Jakarta

Setiap gerakan militer yang mendapat dukungan dari Amerika Serikat hampir negara-negara berkembang tidak berdaya menghadapinya. Hanya Iran, Cina, Rusia dan Korea Utara yang berdaulat dan bisa menghentikan hegemoni AS di kancah International terutama di Timur-Tengah.

Hari ini tidak ada makan siang gratis dengan bantuan AS dalam agresi militer Arab Saudi Cs ke negara Yaman.  Yaman ibarat seorang wanita cantik yang menjadi incaran para pria hidung belang AS dan Arab Saudi cs, tapi mereka akan membayar mahal, sebab Yaman adalah negara para pejuang yang tak kenal gentar.

Yaman selain kaya sumber daya alam,  juga sangat strategis untuk dijadikan pangkalan militer sebagai basis mata-matai di Timur Tengah, dan bodohnya, Arab Saudi Cs diperbudak oleh kepentinngan mereka dengan menyerang negara saudaranya sendiri. Karena kebodohannya itu, Arab Saudi rela dijadikan sekutu abadi agar tidak kalah bersaing dengan Negara Iran khususnya.

17.    Yus Multimedia

Arab Saudi mestinya tidak serakah terhadap saudaranya hingga mengundang orang-orang kafir untuk membantai saudaranya. Segeralah bertaubat dan minta maaf jika ingin tidak di azab oleh Allah Swt. Jika tidak bertaubat, mereka tak ubahnya seperti binatang yang tidak punya perikemanusiaan demi cinta dunia yang sementara ini.

18.    Dian Yuliastuti

Doa tetap dilantunkan untuk kebebasan Yaman dari kezaliman Arab Saudi dan sekutunya.

19.    Nandoko

Serangan itu harus dihentikan dengan cara apapun supaya negara-negara Muslim bisa konsentrasi kepada isu Palestina dan upaya rezim Zionis Israel untuk mencaplok Palestina.
20.    Khofidin

Ya Allah selamatkan Yaman dan menangkan tentaranya setiap bertempur melawan musuh yang zalim.

21.    Etta Hasyimiah

Saya kagum dengan kelompok Yaman yang memiliki kekuatan ganda menghadapi serangan Arab Saudi dari segala penjuru. Meskipun kelompok mereka lebuh sedikit dari kelompok Al-Saud, namun ada pertolongan Allah Swt di bumi.

22.    Dwi Al Farisi dari Klaten Jawa Tengah

Apabila alasan seranganan ke Yaman itu hanya karena pengaruh Syiah di negara ini yang semakin besar, bukankan Syiah itu juga Muslim? Lalu kenapa harus menyerang saudara muslimnnya sendiri? Bukankah keyakinan itu merupakan Hak Asasi Manusia. 

Apabila alasannya hanya karena minyak dan sebagainnya? Bukankah minyak dari Arab Saudi itu sudah membuat negara ini kaya? Sungguh miris ketika seorang Muslim menyerang saudara Muslimnya sendiri. Apalagi yang membantu menyerang adalah negara-negara non-Muslim. Lalu ada motif apakah di balik serangan ini?

23.    Luqman Hakiem dari Jakarta

Koalisi Arab Saudi semakin brutal di Yaman, kecaman PBB pung tak lagi di dengar. Adakah negara yang bersedia membantu Yaman?

24.    Hashimi Ashari

Ya allah selamatkan Yaman dan menangkan tentaranya tiap bertempur melawan musuh yang zalim dan tidak berperikemaknusian serta kufur nikmat ini.

25.    M Razif Al-Fathani

Ini bukan lagi soal perang yang di landasi konsensus yang di tetapkan PBB, tetapi adalah nyata pembantaian yang dilakukan oleh Bani al-Saud bersama kawan karibnya yaitu Amerika Serikan dan koalisinya. Jika motifnya adalah politik dan persoalan mazhab maka menurut prediksi tidak akan sekejam ini. Ini murni ketidak sukaan Bani al-Saud terhadap Yaman, sebab dulu Yaman berada dibawah kekuasaan kerajaan al-Saud.
 

Jun 24, 2018 13:58 Asia/Jakarta
Komentar