Acara Arena Silaturahmi edisi 19 Agustus 2018 mengulas tentang kejahatan koalisi agresor Arab Saudi di Yaman. Rekan-rekan setia telah memberikan pendapatnya baik di media sosial Parstoday Indonesia dan juga pendengar Radio Melayu soal serangan biadab jet-jet tempur Arab Saudi terhadap bus pengantar siswa Yaman di kota Dhahyan, Provinsi Saada.

  1. Abdul Ok

Kalau ini, menurut saya (adalah sebuah) pembantaian, karena kalau perang, tidak dibenarkan (untuk) membunuh anak-anak.

 

  1. Ahmad

Saya mengutuk keras kejahatan pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman. Pembantaian terhadap anak-anak seperti ini..... adalah pelanggaran besar terhadap Hak Asasi Manusia dan hukum internasional. Menurut saya.., Tim Pencari Fakta Independen Internasional harus dibentuk untuk menyelidiki kejahatan besar ini dan menyeret pelakunya ke pengadilan internasional. Saya juga menyesalkan kebungkaman umat Islam dan negara-negara Muslim atas kejahatan mengerikan ini, di mana korbannya adalah anak-anak Muslim Yaman.

 

  1. Lukman

Tentang masalah peperangan, bukannya ada zona-zona tertentu yang tidak boleh? Berarti Arab Saudi benar-benar penjahat kemanusian dan haus kekuasaan.

PBB itu tidak terlalu berpengaruh dalam hal esekusi/tindakan praktis. Mereka hanya membuat UUD/aturan yg berjilid-jilid tapi minim dalam pelaksanaan.

Jalan lain untuk penyelesaian konflik ini adalah umat Islam harus konfrensi dan membuat kesepakan memboikot Arab.

 

  1. Panji Ramadhan

Arab Saudi telah nyata melanggar HAM dan mendholimi bangsa Yaman.

Menjadi hak bagi bangsa Yaman untuk menyerukan jihad melawan kedholiman/Saudi kepada saudara-sauda Muslim Aswaja sedunia.

 

  1. Muchsin Bin Muhammad Alaydrus

(Para pelaku) harus dihukum sebagai kejahatan perang dan diadili menurut hukum internasional.

 

  1. Afifah Safitri

Saya benar-benar sedih mendengar berita kejahatan ini. Kasihan anak-anak dan para siswa di Yaman. Mereka menjadi korban kejahatan pasukan penjajah.Pasti orang tua mereka dan keluarga mereka juga bersedih dan menangis ketika melihat putra-putranya harus meninggal dunia terkena rudal pasukan penjajah, padahal, mereka adalah harapan para orang tua. Mereka adalah harapan dan masa depan bagi keluarga, bangsa dan negara Yaman. Saya berdoa, semoga penjajahan segera berakhir, sehingga para siswa bisa bersekolah dengan tenang dan aman. Semoga tidak ada lagi kekejaman terhadap anak-anak di Yaman. Dan semoga Allah Swt memberikan pelajaran kepada para pelaku kejahatan ini, sehingga sadar dan menghentikan kejahatannya di Yaman..

 

  1. Jarni Adiwangsa Mumpuni Pranawa

Biadab, jelas pelaku bukan manusia dan harus dihukum berat. Pelaku maupun otak di balik penyerangan, bila perlu hukum mati saja, karena jelas melanggar hak yang tak perlu dilanggar dan merampas masa depan anak yang sedang mencari ilmu .

 

  1. Muh Nasir Tarawe

Arab Saudi dan sekutunya sangat biadab. Dunia seharusnya menghukum Saudi bersama dg koalisinya sebelum Pemilik Langit dan Bumi menghukum mereka.

 

  1. Trimah

Saya turut berduka cita atas musibah besar ini kepada rakyat Yaman, terutama kepada para keluarga korban.  Tim Pencari Fakta Independen Internasional harus dibentuk untuk mengusut kejahatan ini dan menyeret pelakunya ke pengadilan internasional.

 

  1. Edy Wahyuko

HAM hanya berlaku bagi Amerika dan sekutunya. Jika masalah tersebut PBB tidak mengambil sanksi. Bubarkan saja Dewan HAM di PBB. Kembali saja pada hukum Islam. Yang pasti adil dan berada. Maaf sebelumnya, tindakan tersebut memang tak berprikemanusiaan. Demi pengalihan isu.. Mereka korbankan anak-anak tidak berdosa. Saudi dan sekutunya mengalihkan isu kekalahan Amerika oleh Iran.. Agar dunia melupakan masalah tersebut.

 

  1. Kamaliyah Husein

Kebungkaman dunia, khususnya dunia Islam terhadap agresi Arab Saudi cs –yang didukung persenjataan dan intelejen Amerika, Inggris dan Perancis– menyebabkan penderitaan bangsa Yaman berkelanjutan. Sedangkan PBB tidak bisa diharap, cuma mengecam dan mengecam. Tidak ada tindakan PBB sejauh ini yang berusaha menghentikan agresi Arab Saudi, padahal jelas-jelas melanggar hukum internasional, kemanusiaan dan Moral.

 

Indonesia sendiri sebagai negara Muslim terbesar di dunia hanya bisa diam. Tidak ada kecaman apa lagi tuntutan dari pemerintah RI, malah lebih buruk dari itu kemenlu mengecam rudal pejuang Ansarullah Houthi yang ditembakkan ke Riyadh yang tidak menimbulkan korban jiwa.

 

Lembaga dan ormas-ormas Islam di Indonesia pun seperti MUI, NU, Muhammadiyah memilih untuk bungkam. Sangat memalukan dan menyedihkan. Kita cuma bisa menyebar berita kekejaman perang keroyokan terhadap bangsa Muslim Yaman yang dimiskinkan dan tertindas ini, yang melawan dengan gigih, dengan pengorbanan 600.000 orang telah tewas, kehancuran infrastruktur, kelaparan akibat blokade total dan sebaran wabah penyakit, tapi... setelah berlangsung hampir 4 tahun agresi brutal, belum juga menggedor rasa kemanusiaan, kehormatan, kewajiban pemihakan dan pembelaan. Ucapan belasungkawa pun tidak, mengecam pun tidak.. entah takut sama apa dan siapa.

 

Kepastian kemenangan orang-orang tertindas adalah janji al-Quran.. entah Muslim mana yang mengimaninya . Yang jelas ya kalah sama orang-orang Amerika, para aktivisnya mengutuk dan menuntut penghentian dukungan pemerintah mereka terhadap agresi Saudi dan 9 negara koalisinya.

 

  1. Yafi Al Hadi

Kalau bagi saya, saya hanya bisa menyuarakan berita ini, dengan berbagi supaya setidaknya lingkaran sosial saya tau. Tapi kalau ada yang mau ngajak aksi dan mediasi segala macemnya, saya ikut-ikut ajaa.

 

  1. Mustafa Amin

Persenjatai Muslimin Yaman dengan rudal anti pesawat, supaya Yahudi tidak leluasa membunuh rakyat sipil diyaman yang tak berdosa.

 

  1. Wid Mart

Al Saud harus membayarnya, dan dihukum... (ini adalah) kejahatan besar abad ini.

 

  1. Yusef Said

Rezim Arab Saudi & koalisinya sedang menunjukkan jati-diri-nya sebagai budak Zionis.

 

  1. Kirana

 

Saya sebagai Muslimah mengecam keras serangan udara pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi terhadap bus pengantar siswa di Yaman. Saya berharap lembaga-lembaga Internasional terutama Dewan Hak Asasi Manusia PBB segera mengambil tindakan praktis untuk menangani masalah ini dan menghukum para pelakunya.

 

  1. Ahmad Muhibbin

 

14.000 sudah meninggal dunia dan puluhan ribu (lainnya) terluka, tepi pejuang HAM enggak mengambil tindakan nyata.

 

  1. Zarizal Ahmad

 

Kebanyakan pimpinan negara-negara Islam buta dan pekakkan diri, PBB menjadi bodoh dan SOMBONG, Zionist nyata ketawa besar dan amat senonok.

 

  1. Ripalida Idipasi  

 

Dimana rasa persaudaraan sebagai manusia? Perdamaian lebih indah dari pertikaian.

 

  1. Ayi Ucup 

 

Saudi benar benar udah menjadi budaknya Syethon Kabir. Yaa kariim…penguasa Saudi pasti akan mendapat perlalwanan dari rakyatnya sendiri.

 

  1. Muhammad Qosim

Turut berdukacita, kekejian Arab Saudi berperilaku seperti FIR'AUN di zaman NABI MUSA as yang membunuh bayi laki-laki.

 

  1. Gandhy Taufik Hidayat

Bawa ke HAM internasional...dan sebarkan ke media-media penjuru Dunia.

 

  1. Ahmad Ali

Adanya Kezaliman itu bukan karena banyaknya orang jahat tapi karena Diamnya orang baik (Imam Ali as). Jadi jangan diam saja, tetap semangat menyerukan kebenaran dan menolak segala bentuk kezaliman dimulai dari diri kita sendiri.

 

  1. Setia Wiadi

ARAB SAUDI DAN KOALISINYA ITU ISLAMNYA ISLAM APA YA DAN BANGSA DARI KETURUNAN APA YA, KOK SEBEGITU KEJAM DAN BIADABNYA ... KOK ANAK-ANAK YANG GA DOSA MEREKA HANTAM....???

 

  1. Muhammad Qosim

Turut berdukacita, kekejian SAUDI berperilaku seperti FIR'AUN di zaman NABI MUSA yang membunuh bayi laki-laki.

 

  1. Syahrin Bravo

Mungkin Iran perlu membuat blok khusus dgn negara-negara yang tidak berkoalisi dengan saudi. Ini merupakan penjajahan di atas dunia yang semestinya dihapuskan. Atau ini isyarat lain dari the raising of Imam Mahdi. Kedepan serba mungkin. Ada awal ada akhir. Siapa jamin fasilitas canggih yg menggunakan satelit tetap abadi. Kuda perang di gelap fajar mengeluarkan api dari derap kaki-kakinya ternyata bukan kata kiasan dalam Kitab Suci.

 

  1. Livius Pyordova Qurrata'aini

Pemerintah Arab sepertinya mulai kembali ke zaman jahiliah membunuh anak-anak, sengaja lagi.

 

  1. Jamus Widodo

Lawan.

 

  1. Gandhy Taufik Hidayat

Bawa ke HAM internasional...dan sebarkan ke media-media penjuru Dunia.

 

  1. Gizlan Fairouz Al-hadrami

Bawa ke HAM dan PBB tetapkan Salman dan anaknya Si MBS sebagai penjahat perang agar mereka berdua di hukum gantung juga !

 

  1. Ahmad Ali

Adanya Kezaliman itu bukan karena banyaknya orang jahat tapi karena Diamnya orang baik (Imam Ali as). Jadi jangan diam saja, tetap semangat menyerukan kebenaran dan menolak segala bentuk kezaliman dimulai dari diri kita sendiri.

 

  1. Mudammar Ibnu Yahya

Kerajaan Saudi dengan faham wahabinya harus ditumpas sampai ke akar-akarnya... baru dunia Islam akan damai.

 

  1. Nurhafni Nasir

Arab Saudi sepertinya hidup di zaman jahiliyah. Berbuat semena-mena karena di dukung oleh Negara Adi Kuasa. Sebaiknya negara Arab yang mendukung perdamaian, dan yang mengutuk Saudi, mengadakan perundingan, minta bantuan. Kalau nggak bisa minta perlindungan PBB, minta bantuan pada negara yang bersedia membantu.

 

  1. Fernando Sonojoyo

Demi Allah yang Maha Pengsih Lagi Penyayang laknatlah Saudi Arabia dan sekutunya.

 

  1. Yus Multimedia.

Manusia biadab melebihi hewan.

 

  1. Sayyid Nyoeman

Biadab..mampus Al Saud dan Amerika.

 

  1. Ahmad Ali Kwitang

Ya Allah Ya Rabb, kumpulkanlah adik-adik kami disurga-Mu bersama para kekasih-kekasih-Mu ya Rabb.

 

  1. Maulana

Namnya juga Saud keturunan Yahudi. Allah Swt pasti membalas perbuatan biadabnya.

 

  1. Yusef Said

Rezimm Arab Saudi dan koalisinya sedang menunjukkan jati-dirinya sebagai budak Zionis… laknatullah!

 

  1. Zarizal Ahmad

Kebanyakan pimpinan negara-negara Islam buta dan pekakkan diri. PBB menjadi bodoh dan SOMBONG. Zionist nyata ketawa besar dan amat senonok. Ya Allah dengan hak Muhammad Waali Muhammad hukumlah Saudi Wahabbi, US, Zionist dan seteru mereka dgn seazab azabnya. Aameen.

 

  1. Fiqri Haikal

Dasar saudi antek-antek wahabi yang diperalat Amerika keturunan Bani Israel untuk menghancurkan saudaranya sendiri. Balas Saudi, hancurkan Amerika bersatulah semua umat Islam untuk melawanya.

 

  1. Fahry Rahayaan

 

Serangan koalisi terhadap anak-anak tentu tidak dibenarkan dan ini juga terjadi di Suria.. Di yaman ada koalisi Saudi, Amrika, UEA...di Suria pun idem tito, ada koalisi Suria Assad, Rusia, Iran...korbannya pun sama ..anak anak...sampai kapan berakhir hanya koalisi yang paham.

 

  1. Safa Rassid

Subhanallah. Saudi kok kejinya membunuh orang kayak mmbunuh bukan mnusia saja..azab apa ya..nanti mereka rasakan balasan dari Allah Swt.

 

Aug 19, 2018 15:10 Asia/Jakarta
Komentar