Penggunaan emas di Iran memiliki sejarah yang panjang. Tambang emas tertua di Iran menurut dokumen sejarah negara ini adalah tambang Sistan dan tambang Kuh Zar Damghan. Iran memiliki sekitar 70 unit industri di bidang emas dan permata serta sumber daya manusianya (SDM) di bidang industri ini mampu bersaing dengan SDM lain di dunia.

Emas adalah logam mulia yang sejak dahulu dimanfaatkan manusia untuk membuat berbagai alat kerajinan, perhiasan, alat rumah tangga, kedokteran dan gigi palsu. Logam mulia ini memiliki nilai tinggi karena keindahan, kemudahannya dibentuk, kelangaannya serta ketahanannya terhadap oksidasi serta faktor kimia lainnya.

Pakar sejarah dunia timur menyebut penemuan tambang emas kembali pada 4000 tahun sebelum Masehi di wilayah Bain al-Nahrain, tempat tinggal etnis Sumeria. Berbagai penemuan yang ada menunjukkan di milenium ketiga sebelum Masehi warga Abydos dan Nagada di Mesir kuno telah melakukan jual beli emas dan di daerah ini marak kerajinan emas. Saat itu, pengerajin emas hanya diijinkan menggunakan emas di perhiasan Firaun, keluarga kerajaan, dukun dan pejabat kerajaan.

Koin emas zaman dahulu

Di Iran penggunaan emas memiliki sejarah panjang. Tambang emas tertua di Iran menurut catatan sejarah adalah tambang Sistan dan tambang Kuh Zar. Pakar geografi asal Yunani kuno seperti Strabo, Jean Chardin wisatawan asal Perancis (1643-1713), Roman Ghirshman arkeolog Perancis (1895-1979) di karya mereka mengisyaratkan sejarah dan berbagai wilayah geografi Iran yang menghasilkan emas.

Ghirsman di bukunya, Iran dari zaman awal hingga penaklukan Islam (Iran: From the Earliest Times to the Islamic Conquest) menulis, di era Medes banyak ditemukan tambang emas di sekitar kota Hamedan.  Will Durant (1885-1981) di bukunya mengisyaratkan era bersjarah ini dan menulis, etnis Medes telah menggunakan tembaga, besi, emas, perak, marmer dan batu mulia lainnya yang mereka gali dari tambang-tambang.

Disebutkan bahwa Dinasti Achaemenid (330-550 SM) yang memerintah selama dua abad menggali emas yang mereka butuhkan dari berbagai tambang seperti tambang emas di Hamedan dan tambang emas Rosa di Rumania. Selama periode ini (516 SM), koin emas, yang disebut Daric, adalah umum di wilayah Achaemenid yang besar.

Selama proses penggalian ditemukan berbagai peninggalan bersejarah yang indah dan terbuat dari emas milik periode ini di sejarah Iran. Saat ini peninggalan bersejarah tersebut disimpan di museum berbagai negara seperti Amerika, Inggris serta museum nasional Iran. Peninggalan bersejarah tersebut berupa gelas emas dengan berbagai ukiran, kereta emas yang ditarik empat kuda, gelang emas dengan hiasan burung Huma, dan Rhyton emas.

Periode pemerintahan Dinasti Safawiyah (1501-1722 M) adalah periode keemasan berbagai seni dan industri kerajinan tangan di Iran. Untuk pertama kalisnya di sejarah Iran, selama periode ini sejumlah emas dan permata dikumpulkan dan dewasa ini emas serta batu mulia tersebut disimpan di Museum Permata Nasional Iran (National Jewelry Museum) serta menjadi bagian dari dukungan finansial negara. Ini juga merupakan warisan berharga dari nenek moyang bangsa Iran.

Iran memiliki tambang besar emas dan berbagai tambang emas kecil yang berada di berbagai wilayah negara ini. Standar dunia bagi sebuah tambang emas untuk digali adalah memiliki cadangan sekitar 100 ton ke atas. Hingga kini terdapat 10 tambang emas yang mendekati standar dunia di Iran. Di barat laut Iran, kota Takab di Provinsi Azerbaijan Barat memiliki dua tambang emas besar,  tambang emas Zareh Shuran dan tambang emas Agh-Darreh. Kedua tambang ini juga memiliki sejarah panjang dan kembali ke era kuno.

Tambang emas Zareh Shuran terletak di 15 km kompleks kuno Takht-e Soleyman dan tercatat sebagai tambang emas terbesar di Timur Tengah dari sisi kemurnian (karat) serta cadangannya yang besar. Tambang ini tercatat juga sebagai cadangan emas terpenting Iran. Di dekat tambang ini tardapat pula tambang  Agh-Darreh yang setiap tahunnya menghasilkan lebih dari bijih emas.

Biji emas

Tambang emas lain di Iran adalah tambang emas Muteh. Tambang ini terletak di kota bersejarah Isfahan dan sudah ada sejak zaman kuno. Di penggalian para arkeolog di kawasan ini ditemukan peralatan bersejarah serta tanur. Kompleks tambang Muteh memiliki 9 deposit emas. Diprediksikan tambang ini memiliki cadangan bijih emas sebesar dua juta ton dan jika digali dengan teknologi modern, maka setiap tahun dapat diproduksi sekitar 400-500 kg emas.

Selain memiliki berbagai tambang, telah dimulai eksplorasi di berbagai provinsi seperti Azerbaijan barat dan timur, Kurdistan, Kerman, Khurasan Razavi dan selatan, Isfahan, Yazd, Hamedan, Markazi, Sistan va Balochistan.

Emas adalah salah satu logam mulia yang dalam bahasa Latinnya disebut Aurum atau sering disimbolkan sebagai Au dalam penggunaannya secara ilmiah. Emas memiliki nomor atom 79 dengan massa atom standar 196,97. Sifat umum emas diantaranya adalah berwarna kuning metalik, lembek, berat, dan mengkilap. Karena termasuk logam mulia, emas sukar bereaksi dengan zat kimia yang lain.

Berdasarkan logam campurannya, jenis emas dapat digolongkan menjadi 5 yaitu:  Yellow gold (emas kuning). Yellow gold atau yang biasa disebut emas kuning ini merupakan campuran dari 50% emas, 25% tembaga, dan 25% perak. Kedua   White gold (emas putih). Dalam pasaran sering disebut emas putih. Emas ini memiliki campuran logam lainnya seperti seng, timah, tembaga, nikel, dan mangan.

Ketiga adalah emas biru (Blue gold). Bahan utama blue gold adalah emas yang bercampur dengan besi. Keempat emas hijau(Green gold). Emas jenis ini mengandung emas dengan campuran perak dan tembaga, dimana campuran peraknya lebih mendominasi daripada campuran tembaganya. Kelima adalah    emas pink(Rose gold atau pink gold). Bahan campurannya terdiri dari emas, perak, dan tembaga dengan perbandingan 50:5:45 secara berurutan.

Emas selain digunakan untuk membuat perhiasan dan alat transaksi seperti koin atau emas batangan. Logam mulia ini juga emas logam mulia juga memiliki manfaat dari sisi lainnya. Diantaranya adalah di bidang ekonomi, sosial, agama, industri elektronik dan yang lain.

Untuk bidang industri, Emas logam mulia dapat diubah menjadi bentuk yang diinginkan karena memiliki sifat yang lunak dan mudah ditempa. Selain itu juga memiliki penampilan yang glamour dan berkilau. Sehingga emas logam mulia banyak dimanfaatkan oleh banyak industri sebagai bahan dasar perhiasan. Perhiasan yang dibuat pun bermacam-macam mulai dari bentu kalung, gelang dan cincin. Bentuk-bentuk lain juga bisa dibuat sebagai perhiasan sesuai dengan permintaan konsumen.

Emas logam mulia juga diaplikasikan dalam bentuk lain seperti pajangan, souvenir serta gadget yang dilapisi emas oleh industri terkait. Hal ini tentu saja membuat benda tersebut semakin bernilai. Dalam industri tekstil, emas juga digunakan sebagai bahan tambahan dalam pembuatan kain sutra. Yang diharapkan produsen dari penggunaan emas dalam barang-barang industri adalah membuat harga jual dari barang-barang tersebut naik dan dapat menaikkan keuntungan penjualan.

Biji emas

Bidang Kesehatan. Tentu saja kita tidak menyangka kalau ternyata emas logam mulia juga mempunyai manfaat di bidang kesehatan. Emas juga dapat digunakan untuk merias diri selain sebagai perhiasan untuk memperindah diri. Krim emas, masker emas, lulur emas, dan masih banyak lagi merupakan beberapa kosmetik yang dibuat dengan bahan dasar emas oleh banyak pakar kecantikan dalam dunia kedokteran modern saat ini. Dapat memproduksi kolagen yang akan membuat kulit menjadi lebih kencang, bersinar dan mengurangi kerutan merupakan khasiat yang dipercaya dimiliki oleh emas.

Bukan hanya itu saja, ada juga gigi depan palsu yang dibuat dengan bahan dasar emas. Maka anda tidak perlu heran jika bertemu dengan orang yang gigi depannya emas. Yang menjadikan emas aman untuk pengganti gigi adalah karena mempunyai sifat yang tidak bereaksi terhadap oksidasi.

Bidang elektronik juga memanfaatkan sifat lain dari emas logam mulia. Emas merupakan penghantar listrik yang paling baik, hal ini sangat dibutuhkan untuk pembuatan komponen elektronik. Namun kebanyakan subtitusi dari emas digantikan dengan tembaga atau logam lainyang mempunyai sifat yang sama karena menilik pada mahalnya harga emas. Tentu saja itu diperlukan untuk menekan biaya produksi dari barang-barang lektronik yang dibuat.

Televisi, monitor, radio, prosesor komputer, USB connector dan lain sebaginya adalah beberapa barang elektronik yang menggunakan emas dalam komponennya. Dan ternyata terdapat kandungan emas juga lho pada kartu SIM yang kita miliki, hanya saja kandungan emas pada barang-barang tersebut tidaklah banyak hanya sekitar seperseribu gram saja.

Berbagai alat elektronik seperti radio, televisi, komputer, dan lain sebagainya menggunakan emas sebagai lapisannya karena sifat lain emas yang tahan korosi. Bahkan kita juga bisa menjumpai lapisan emas pada handphone sebagai alat pelindung. Kesan mewah dan glamor lah yang didapat pada sebuah barang yang menggunakan lapisan emas.

Tentu saja kita tidak menyangka kalau ternyata emas logam mulia juga mempunyai manfaat di bidang kesehatan. Emas juga dapat digunakan untuk merias diri selain sebagai perhiasan untuk memperindah diri. Krim emas, masker emas, lulur emas, dan masih banyak lagi merupakan beberapa kosmetik yang dibuat dengan bahan dasar emas oleh banyak pakar kecantikan dalam dunia kedokteran modern saat ini. Dapat memproduksi kolagen yang akan membuat kulit menjadi lebih kencang, bersinar dan mengurangi kerutan merupakan khasiat yang dipercaya dimiliki oleh emas.

Sep 05, 2018 15:13 Asia/Jakarta
Komentar