Beberapa hari ini cuaca di Tehran mulai terasa dingin. Muhammad pun mulai merasa tidak enak badan dan terkena demam. Padahal dirinya saat ini tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian akhir semester.

Semenjak dua hari lalu, ia telah merasakan pusing dan mual. Rasa pusing kepalanya itu semakin terasa terutama di waktu siang. Untuk mengatasinya, Muhammad pun telah mencoba meminum beberapa obat penenang, namun tak juga sembuh. Karena itu ia memutuskan untuk pergi ke dokter, tak jauh dari asrama kampus.

Pagi hari, Muhammad segera menelpon klinik dokter Ramazani. Sekretaris dokter pun memberikan waktu untuk menemui dokter pada pukul 5 sore. Tentu saja, waktu yang diberikan itu sangat tepat sekali bagi Muhammad, karena setiap pagi ia mesti pergi kuliah ke kampus. Sore harinya menjelang pukul 5, Muhammad pergi ke klinik dr. Ramazani. Sekitar pukul 05.20, ia menemui dokter.

Rekan setia, sebelum kita simak lebih jauh pelajaran kali ini, seperti biasa kita pelajari terlebih dahulu beberapa kosakata penting berikut ini:

Salam

Salam

Khanom

Ibu (panggilan untuk perempuan dewasa)

Beneshinid

Duduklah

Parirouz

kemarin lusa

Saram dard mikonad

kepalaku pusing

Saram gij miravad

kepalaku nyeri

Halate tahavo

mual-mual

Man daram

saya punya

Sargijeh

nyeri kepal

Dahanet

mulutmu

Baz kon

bukalah

Man mibinam

saya lihat

Bebinam

saya lihat

Zaban

lidah

Zabanet

lidahmu

 Del dard

sakit lambung

Delam dard

lambungku sakit

Ijazeh bedeh

ijikan

Feshare khun

tekanan darah

Andazeh migiram

saya ukur

Mikhoham andazeh begiram

saya ingin mengukur

Lotfan

mohon, tolong

Astin

lengan baju

Bala bezan

angkatlah

Chesm

mata

Adi

normal, biasa

Yek basteh

satu pak

Qors

tablet

Shorbat

sirup

Ampoul

serum suntikan

Man minevisam

saya tulis

Behtar ast

lebih bai

Azmayesh khun

tes darah

Bedeh

berikan, lakukan

Dari

kamu punya

Shayad dashteh bashi

kamu mungkin punya

Charbiye khun

penyakit kolesterol

Man midaham

saya beri

Man mitavanam bedaham

saya bisa beri

Farda sobh

besok pagi

Qablaz

sebelum

Sobhaneh

sarapan

Borou

pergilah

Azmayeshgah

laboratorium

Mamnun

terima kasih

Javab

: jawaban, hasil

Azmayesh

Tes

Avalin

pertama

Forsat

kesempatan

Khedmatetan miavaram

saya mengantarkannya pada Anda

 

Rekan setia, kini kami ajak Anda untuk mengikuti percakapan Muhamad saat di klinik dr. Ramazani. Mari kita simak bersama!

Muhammad

Salam bu dokter!

Dokter

Salam, silakan duduk. Ada masalah apa?

Muhammad

Bu dokter, sejak kemarin lusa kepala saya sakit dan juga merasa mual-mual.

Dokter

Kepala kamu juga nyeri?

Muhammad

Iya, terkadang saya juga mengalami nyeri kepala.

Dokter

Bukalah mulutmu. Coba aku periksa lidahmu. lambungmu juga terasa sakit?

Muhammad

Tidak, lambung saya tidak sakit.

Dokter

Ijinkan saya mengukur tekanan darahmu. Tolong angkat lengan bajumu.

Muhammad

Baiklah. Silakan!

Dokter

Tekanan darahmu normal. Saya tuliskan resep satu pak tablet, sebotol sirup, dan dua serum suntikan. Akan lebih baik jika kamu menjalani tes darah. Mungkin kamu memiliki kolesterol tinggi.

Muhammad

Kapan saya bisa melakukan tes?

Dokter

Besok pagi, sebelum sarapan pergilah ke laboratorium.

Muhammad

Terima kasih bu dokter. Hasil tesnya akan segera saya berikan pada Anda secepat mungkin.

 

Rekan setia, mari kita simak sekali lagi percakapan tadi. Namun kali ini tanpa terjemah.

[dialog]

Setelah meninggalkan klinik. Muhammad segera pergi ke apotek terdekat untuk membeli obat dan kembali ke asrama. Saat berjalan menuju asrama, ia terpikir dengan kemungkinan diriya memiliki kolesterol tinggi. Namun begitu ia tetap berharap, hasil tes darah nantinya memberikan jawaban negatif.

Setelah tiba di asrama, Muhammad  mencai alamat laboratorium tes kesehatan terdekat dari salah seorang temannya. Temannya menyarankan Muhammad untuk pergi ke klinik kampus yang memang diperuntukkan bagi mahasiswa dan dosen. Ia pun menerima saran tersebut.

Esok paginya, sebelum sarapan Muhammad sudah meluncur terlebih dahulu menuju klinik kampus untuk menjalani tes darah. Hasil dari tes tersebut baru bisa diketahui dua hari kemudian. Muhammad pun tak sabar untuk segera mengetahui hasilnya dan memberikannya kepada dokter. Insyaallah dalam pertemuan yang akan datang, kami ajak Anda untuk menemani Muhammad pergi ke ibu dokter Ramazani untuk menyampaikan hasil jawaban tes darahnya.

Tags

Oct 06, 2018 16:09 Asia/Jakarta
Komentar