Barangkali rekan setia juga masih ingat dengan tema pembicaraan Ramin dan Muhammad tentang Festival Film Internasional Fajr yang digelar di Iran setiap tahun. Mereka berdua juga berencana pergi ke bioskop untuk menonton salah satu film yang dilombakan dalam Festival Fajr. Karena itu, Ramin segera menelpon temannya, Majid, seorang mahasiswa teater. Ia meminta bantuan Majid membeli dua tiket untuk dirinya dan Muhammad.

Majid pun segera menghubungi salah seorang temannya yang bekerja di bioskop untuk mendapatkan dua tiket. Ramin dan Muhammad pun merasa senang sekali lantaran berhasil memperoleh tiket film festival.

Rekan setia, sebelum kita simak bersama percakapan Muhammad dan Ramin, seperti biasanya mari kita pelajari dulu beberapa kosakata penting berikut ini:

Rasti

Ngomong-ngomong

Belit

Tiket

Che kar kardi?

Apa yang kamu lakukan?

Dustet

Temanmu

Tou telfon kardi

Kamu menelpon

Majid

Majid

Tou miguyi

Kamu berkata

Man telfon kardam

Saya menelpon

Dubar

Dua kali

U Goft

Dia berkata

Chahar shanbeh

Rabu

Badaz zohr

Sore

Belit

Tiket

U gerefteh ast

Dia mengambil

Ali ast!

Bagus!

Bikar

Menganggur, tidak ada kegiatan

Che filmi?

Film apa?

Irani

Iran

Khareji

Asing

Man khoushhalam

Saya senang

Man miravam

Saya pergi

Man mitavanam beravam

Saya bisa pergi

Hamzaman

Bersamaan

Jashnvareh

Festival

Baynal-melal

Internasional

Fajr

Fajr

Sinema

Bioskop

Avalin bar

Pertama kali

Baraye avalin bar ast

Untuk pertama kali

Zaman

Jaman

Man miravam

Saya pergi

Bes-yar

Sangat

Jaleb

Menarik

Movafaq

Berhasil, sukses

Aghaye Majid Majidi

Bapak Majid Majidi

Man mishenasam

Saya mengenal

Kargardan

Sutradara

Irani

Iran

Dorost ast

Betul

Jashnvareh filme berlin

Festival Film Berlin

Alman

Jerman

Jaezeh

Penghargaan

U gerefteh ast

Dia mengambil

Bachehaye Aseman

Children of Heaven

Man dideh-am

Saya menonton

Ziba

Indah, bagus

 

Rekan setia, kini kami ajak Anda untuk menyimak percakapan Muhammad dan Ramin.

Muhammad

Ngomong-ngomong, apa yang telah kamu lakukan untuk mendapatkan tiket? Kamu sudah menelpon temanmu?

Ramin

Maksud kamu Majid? Iya. Aku telah menelponnya dua kali.

Muhammad

Majid berkata apa?

Ramin

Ia berkata telah memperoleh tiket untuk hari Rabu sore.

Muhammad

Bagus. Aku Rabu sore tidak ada kegiatan. Film apa? Iran atau asing?

Ramin

Film Iran.

Muhammad

Bagus sekali. Aku senang sekali bisa pergi ke bioskop bersamaan dengan Festival Film Internasional Fajr.

Ramin

Saya juga untuk pertama kalinya pergi ke bioskop bersamaan dengan Festival Film Fajr.

Muhammad

Film-film bioskop Iran menarik sekali.

Ramin

Iya. Film-film Iran juga sukses di festival-festival luar negeri.

Muhammad

Aku kenal Majid Majidi. Dia adalah sutradara Iran yang sukses.

Ramin

Betul. Ia memperoleh penghargaan Festival Film Berlin di Jerman.

Muhammad

Aku telah menonton film Anak-anak Langit. Sutradara film bagus ini adalah Majid Majidi.

 

Rekan setia, seperti biasa mari kita simak ulang percakapan tadi. Namun kali ini tanpa terjemah.

[dialog]

Setelah berbincang banyak tentang Festival Film Internasional Fajr, Muhammad dan Ramin membahas tentang dunia sinema Iran. Selain Majid Majidi, Iran juga memiliki sutradara berkualitas lainnya seperti Ebrahimi Hatamikiya, Reza Mirkarimi, Masoud Jouzani, Pouran Derakhsandeh dan Rokhsan Bani Etemad.

Rabu sore, Ramin dan Muhammad pergi ke bioskop berbekal dengan dua tiket yang diperolehnya dari Majid. Suasana bioskop saat itu sangat ramai sekali. Segera setelah itu, mereka pun memasuki bioskop menikmati tontonan film Iran.

Setelah menonton film, Muhammad merasa puas dan senang sekali. Ia juga merasa penasaran dengan hasil festival nanti dan film mana saja yang bakal memperoleh penghargaan. Karena itu, belakangan ini ia giat mengikuti informasi mengenai perkembangan Festival Film Fajr dari berbagai media. Insyaallah, rekan setia juga bisa mempelajari bahasa Persia melalui film-film Iran.

Tags

Oct 10, 2018 14:41 Asia/Jakarta
Komentar