• Lintasan Sejarah 13 November 2018.
    Lintasan Sejarah 13 November 2018.

Hari ini, Selasa 13 November 2018 bertepatan dengan 5 Rabiul Awal 1440 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 22 Aban 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi pada hari ini di masa lampau.

Wafatnya Sayidah Sukainah binti Husein as

1323 tahun yang lalu, tanggal 5 Rabiul Awal 117 HQ, Sayidah Sukainah binti Husein as meninggal dunia di kota Madinah dalam usia 75 tahun.

Sayidah Sukainah binti Imam Husein as merupakan salah satu tokoh perempuan Islam dan cucu dari Imam Ali as. Beliau lahir di Madinah sekitar tahun ke-42 Hijrah.

Sayidah Sukainah memiliki keutamaan akhlak dan kefasihan luar biasa. Beliau menjadi salah satu referensi sastra Arab. Suaminya adalah Abdullah bin Hasan as yang juga merupakan sepupunya. Ibu Sayidah Sukainah adalah Rubab.

Beliau bersama ayah, paman dan anggota keluarga lainnya berangkat menuju Karbala. Sayidah Sukainah kehilangan ayah dan keluarganya pada usia 19 tahun dan menanggung kesulitan luar biasa saat ditawan oleh tentara Yazid bin Muawiyah.

Imam Khomeini ra.

SAVAK Serbu Rumah Imam Khomeini di Qom

51 tahun yang lalu, tanggal 22 Aban 1346 HS, SAVAK menyerbu rumah Imam Khomeini ra di Qom.

Imam Khomeini ra sebelum diasingkan ke Najaf, Irak tinggal di sebuah rumah di depan madrasah Hujjatieh Qom. Sebuah tempat yang dibangun untuk perpustakaan dan tempat para talabeh berdiskusi dan belajar. Tempat ini sering dikunjungi para pelajar agama.

SAVAK khawatir tempat ini menjadi basis untuk memperkenalkan Imam Khomeini ra dan pemikirannya. Untuk itu pada 22 Aban 1346 HS, para intel SAVAK menyerbu tempat ini dan begitu juga rumah Imam Khomeini ra di Qom. Ketika melakukan penyerbuan itu, mereka merampas semua buku, majalah dan kliping yang ada di sana. Lebih dari 10 ribu jilid buku yang dirampas bersama kertas-kertas dan dokumen sejarah.

Sejak saat itu pintu perpustakaan ditutup dan tidak boleh ada yang mengunjungi tempat ini.

Topan Besar di Bangladesh 

48 tahun yang lalu, tanggal 13 November 1970, terjadi topan besar dan angin puting-beliung di Bangladesh.

Bencana ini terjadi pada masa puncak perjuangan rakyat negara ini untuk memerdekakan diri dari Pakistan. Akibat  topan ini, 200 ribu orang tewas dan 800 ribu lainnya luka-luka. Akibatnya, ratusan ribu orang kehilangan tempat tinggal dan menimbulkan kerusakan besar pada tanah pertanian, pabrik-pabrik, dan fasilitas ekonomi lainnya.

Bangladesh adalah negara yang hampir tiap tahun dilanda topan dan banjir yang banyak menimbulkan korban jiwa dan materil.

Tags

Nov 13, 2018 10:29 Asia/Jakarta
Komentar