Sep 03, 2019 16:45 Asia/Jakarta
  • Pameran Industri  Cat Iran
    Pameran Industri Cat Iran

Dewasa ini bahan kimia menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat modern. Saat ini relatif sedikit industri yang tidak menggunakan bahan kimia sebagai bahan baku atau zat yang dipergunakannnya. Misalnya dalam pembuatan semen, pelumas motor dan aspal, bahkan industri farmasi, hingga pasta gigi dan sampo, dan maupun industri garmen.

Dengan  alasan tersebut, industri kimia disebut sebagai "industrinya industri". Pertumbuhan produksi di negara-negara produsen utama memiliki dampak besar terhadap lapangan kerja, perdagangan, dan pertumbuhan ekonomi. Meningkatnya permintaan untuk produk berbasis kimia dalam beberapa dekade terakhir, mendorong peningkatan nilai produksi industri naik dari $ 171 miliar di 1970-an menjadi sekitar $ 5 triliun di 2012. Angka tersebut terus melambung tinggi selama beberapa tahun terakhir.

 

Salah satu item penting dalam kategori bahan kimia baku adalah cat, resin dan lem. Tidak jelas siapa yang pertama kali membuat cat industri. Sebelum produksi cat industri, semua warna dibuat dari tanaman seperti delima merah, daun pacar, bunga putih dan biru.

Seiring waktu, penggunaan mineral dalam pembuatan pewarna menjadi umum  digunakan. Produksi cat industri pertama di dunia dikaitkan dengan seorang terobosan seorang pria Amerika bernama Du Pont. Beberapa kalangan percaya dia memulai pembuatan pewarna ketika melihat warna senjatanya berubah ketika senjatanya berubah di tengah dedaunan  hijau. Saat ini, sekitar 40 juta ton cat diproduksi di seluruh dunia dengan nilai perkiraan $ 120 miliar. Total ekspor cat global pada 2014 berjumlah $ 54 miliar.

 

 

Sejarah mencatat penggunakan cat industri di Iran sekitar kurang dari satu abad yang lalu. Sebelumnya, pelukis bangunan yang terampil menggunakan bahan tanaman dan mineral untuk mengecat gedung pemerintah dan rumah-rumah orang kaya.

Pada awal tahun empat puluhan (1939/1318 H), unit industri cat pertama dimulai di Iran. Pada waktu itu, pabrik memproduksi cat minyak menggunakan minyak nabati dan bubuk mineral. Dengan kedatangan banyak unit di bidang ini, industri cat Iran terbentuk. Perusahaan-perusahaan ini secara bertahap melakukan diversifikasi produk mereka dengan memproduksi lak, cat udara kering dan tungku industri dan cat  mobil.

 

peran warna dalam industri Iran

 

Saat ini, lebih dari 350 unit industri cat di Iran dengan total kapasitas hampir satu juta ton per tahun menghasilkan berbagai jenis cat konstruksi dan industri. Produk ekspor industri cat Iran sebagian besar adalah cat konstruksi dan cat dekoratif yang diekspor ke Afghanistan, Irak, Turkmenistan, Tajikistan dan Kazakhstan. Volume konsumsi cat terbesar di negara-negara di kawasan ini terkait dengan jenis pelapis konstruksi, dan Iran mengisi sekitar 25% dari permintaan pasar cat di negara-negara ini.

Di antara bahan yang digunakan dalam cat dengan bahan yang sangat rekat disebut resin. Pada tahun 2014, jenis produk ini menyumbang sekitar $ 85 miliar dari ekspor global. Resin digunakan sebagai bahan baku dalam industri cat. Resin alami berasal dari tanaman dan manusia telah mengekstraksinya selama ribuan tahun yang lalu dari berbagai pohon seperti pinus.

Warna resin alami bervariasi dari coklat jernih sampai coklat tua dengan tingkat kekerasan dan kegelapan yang bervariasi. Beberapa resin sangat mudah menguap karena senyawa yang tidak stabil. Salah satu jenis resin alami adalah resin pinus yang digunakan di masa lalu untuk kapal laut, mumifikasi tubuh, wadah makanan dan keperluan lainnya. Jenis resin ini digunakan dalam pembuatan lak, memoles benda, membuat tinta, parfum, dan perhiasan.

 

perusahaan cat Iran, RIP

Dengan kemajuan teknologi dan penemuan polimer, para peneliti telah berhasil membuat resin sintetis. Resin sintetis adalah bahan kental yang disintesis di laboratorium melalui penggunaan bahan kimia, dan digunakan dalam produksi berbagai bahan seperti berbagai pewarna. Dibandingkan dengan resin alami, resin sintesis diproduksi di bawah kondisi yang terkendali dan terkadang memiliki reaksi yang lebih stabil, dapat diprediksi, dan seragam. Kemurnian mereka juga lebih tinggi.

Saat ini, industri resin Iran terdiri dari lima unit industri yang memproduksi dan mengekspor berbagai resin industri dengan  total produksi 3.000 ton per tahun. Pasar utama produk ini adalah negara-negara pecahan Uni Soviet dan Teluk Persia. Iran Polymer Chemical Industries Co. adalah salah satu perusahaan yang aktif dalam pembuatan resin.

 

 

Perekat atau lem adalah bahan kimia lain yang memainkan peran penting saat ini. Di masa lalu, perekat menggunakan bahan alami yang berasal dari batuan, hewan dan tumbuhan seperti bitumen, terpentin, lilin, madu, gelatin, dan permen karet digunakan sebagai perekat.

Sejak abad ke-19, dengan munculnya perekat sintetis yang dibuat dalam industri polimer, industri perekat telah berkembang luas, dan saat ini sebagian besar perekat digunakan dalam segala hal mulai dari kotak yang sangat sederhana hingga pesawat Boeing yang canggih. Perekat juga penting tidak hanya untuk bahan yang perlu diikat bersama, tetapi juga untuk adhesi bahan seperti tinta, cat, permukaan pelapisan, bahan priming, ban karet, kaca atau serat ke plastik.

 

 

Industri kimia adalah industri menarik karena memiliki berbagai kegiatan dan keanekaragamannya yang unik. Kegiatan yang berfokus pada produk berbasis pengetahuan di bidang ini juga meningkatkan nilai tambah ekonominya, karena membawa nilai tambah yang sangat tinggi.

Oleh karena itu, lusinan perusahaan berbasis pengetahuan di Iran aktif di bidang bahan kimia. Beberapa dari perusahaan ini telah mencapai kesuksesan luar biasa dengan berfokus pada teknologi nano. Di antara perusahaan-perusahaan ini adalah Fadak New Technologies, sebuah perusahaan yang telah membuat nanosilica. Nano-silika adalah salah satu nanomaterial yang paling banyak digunakan di pasar dunia.

Berdasarkan perubahan dalam struktur dan sifat fisik kimia, bahan ini memiliki aplikasi yang berbeda dalam industri yang bereneka ragam. Nano silika adalah salah satu bahan kimia yang digunakan dalam industri cat sebagai penambah kekeruhan dan konsentrasi. Dalam struktur beton dan komposit semen, keberadaan silika meningkatkan kekuatan akhir beton. Bahan ini juga digunakan dalam industri karet.

 

nano silika

Pembuatan perekat kayu dengan memanfaatkan teknologi nano adalah pencapaian lain dari perusahaan berbasis pengetahuan berbasis di Iran. Selain ekonomis dibandingkan dengan perekat kayu konvensional, juga memiliki daya rekat dan kekuatan tinggi.

Kegiatan lain di bidang industri perekat termasuk perekat termal yang memiliki proses produksi teknis yang sangat kompleks. Perekat termal memiliki keunggulan signifikan dibandingkan perekat berdasarkan pelarut yang berbeda. Jenis perekat ini tidak memiliki bahan organik yang mudah menguap (VOC), bau dan uap beracun.

Selain itu, waktu pengeringan juga sangat singkat. Perekat termal memiliki daya rekat tinggi dan, tergantung pada jenis aplikasi, serta mempertahankan sifat-sifatnya yang tahan pada rentang suhu yang luas. Produk ini digunakan dalam teknologi bagian teknik, polimer dan plastik. Selain industri baterai otomotif, lem termal digunakan dalam industri lain seperti industri kesehatan, pengemasan, penjilidan, dan makanan.(PH)

 

 

 

Tags

Komentar