Aug 12, 2021 12:01 Asia/Jakarta
  • Hari Remaja Internasional
    Hari Remaja Internasional

International Youth Day atau Hari Remaja Internasional adalah hari perayaan yang dicetuskan oleh PBB pada tahun 1998 dan diperingati pertama kali pada tahun 2000.

Perayaan ini dijadikan momen bagi pemerintah dan masyarakat global untuk merenungkan kembali permasalahan yang dihadapi oleh para remaja di seluruh dunia.

Selain dijadikan sebagai hari peringtan khusus untuk merayakan hal-hal yang berkaitan dengan remaja, Hari Remaja Internasional juga dijadikan sebagai ajang bagi remaja-remaja di dunia untuk saling berbagi ilmu pengetahuan dan informasi.

Setiap tahun, acara ini dirayakan dengan kampanye penyadaran sosial, konser komunitas dan berbagai acara lainnya yang fokus pada masalah sosial ekonomi dan sosial politik yang dihadapi pemuda di setiap negara di seluruh dunia.

Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres

PBB menetapkan tema yang berbeda setiap tahunnya, disesuaikan dengan kondisi terkini dunia.

Tahun 2021 ini, Hari Remaja Internasional diperingati dengan mengusung tema Transforming Food Systems: Youth Innovation for Human and Planetary Health atau Transformasi Sistem Pangan: Inovasi Remaja untuk Kesehatan Manusia dan Planet.

Tema ini diambil untuk menekankan pentingnya peran anak muda dalam menyelesaikan masalah pangan dunia. Kebutuhan pangan diperkirakan akan semakin meningkat di masa depan khususnya dengan penambahan populasi dunia.

Menurut PBB, tema ini diambil untuk menyoroti kebutuhan akan adanya "mekanisme dukungan inklusif yang memastikan kaum muda terus memperkuat upaya secara kolektif dan individual untuk memulihkan planet ini dan melindungi kehidupan sambil mengintegrasikan keanekaragaman hayati dalam transformasi sistem pangan."

Diperkirakan, jumlah warga dunia akan meningkat dua miliar orang hanya dalam waktu 30 tahun mendatang. Tentunya hal ini memunculkan kebutuhan untuk memproduksi lebih banyak makanan sehat untuk menjamin kesejahteraan manusia dan keberlanjutan dunia.

Terkait permasalahan ini, remaja di seluruh dunia menghadapi sejumlah tantangan di masa depan termasuk perubahan iklim, perawatan kesehatan, inklusi sosial, dan konservasi keanekaragaman hayati.

Hari remaja internasional tahun ini juga diharapkan dapat menyediakan platform bagi anak muda melanjutkan momentum dari Forum Pemuda ECOSOC menjelang KTT Sistem Pangan tingkat tinggi. Beberapa aspek yang ditonjolkan termasuk pendidikan, keterlibatan, inovasi dan solusi kewirausahaan.

Pesan Sekretaris Jenderal PBB

Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres mengatakan anak-anak muda berada di garis depan perjuangan untuk membangun masa depan yang lebih baik untuk semua.

Hal ini disampaikan lewat pesan video yang dirilis dalam rangka international youth day tahun ini.

Inti dari perayaan ini adalah solusi yang dimunculkan oleh para inovator muda untuk mengatasi tantangan pada sistem pangan dunia.

Meski demikian, Gutteres mengingatkan anak muda tidak bisa melakukannya sendiri dan membutuhkan dukungan dari banyak pihak untuk memastikan mereka terlibat, dilibatkan dan dipahami.

Ia juga mendesak semua orang untuk menjamin kaum muda ikut serta dalam pembangunan dunia yang lebih inklusif, adil, dan berkelanjutan untuk semua warga dunia. (Antaranews/Kompas/Detik)

Tags