Sep 18, 2021 12:46 Asia/Jakarta
  • jet tempur F-16 Indonesia terbang di atas kapal tempur TNI AL di Natuna (Reuters)
    jet tempur F-16 Indonesia terbang di atas kapal tempur TNI AL di Natuna (Reuters)

Indonesia mengaku sangat prihatin atas terus berlanjutnya perlombaan senjata, dan proyeksi kekuatan militer di kawasan, setelah Australia mengumumkan akan menerima kapal selam nuklir sebagai bagian dari aliansi keamanan Indo-Pasifik baru bersama Amerika Serikat dan Inggris, atau AUKUS.

Dikutip Reuters, Jumat (17/9/2021), AUKUS akan memberikan kapal selam bertenaga nuklir kepada Australia sebagai bagian dari kesepakatan aliansi tersebut untuk menghadapi peningkatan kekuatan Cina.
 
Dalam pertanyataan yang dirilis hari Jumat, Kementerian Luar Negeri Indonesia mengatakan pihaknya mencermati dengan penuh kehati-hatian terkait keputusan pemerintah Australia untuk memiliki kapal selam bertenaga nuklir.
 
Di sisi lain Perdana Menteri Australia Scott Morrison kepada Radio ABC mengaku dirinya sudah memberi tahu Menteri Pertahanan dan Menteri Luar Negeri Indonesia tentang rencana tersebut, dan ia juga akan berbicara langsung dengan Presiden Joko Widodo dalam waktu dekat.
 
Reuters menambahkan, Angkatan Laut Indonesia hari Kamis telah meningkatkan patroli di sekitar kepulauan Natuna setelah mendeteksi pergerakan kapal Cina dan AS di perairan negara ini. (HS)

Tags