Jul 27, 2022 18:37 Asia/Jakarta

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) telah bertemu dengan Perdana Menteri Cina Li Keqiang dan Presiden Xi Jinping pada Selasa (26/7/2022) untuk membahas penguatan kerja sama di antara kedua negara.

Dalam pertemuan dengan PM Li di Villa 5 Diaoyutai State Guesthouse, Beijing, Selasa sore, Jokowi menyampaikan bahwa Cina adalah mitra strategis Indonesia dan kedua negara telah mengisi kemitraan ini dengan kerja sama yang saling menguntungkan.  

Jokowi berharap nilai perdagangan antara Indonesia dan Cina yang sudah melampaui 100 miliar dollar AS bisa terus ditingkatkan.

Sementara itu, pemerintah Cina menyampaikan komitmen untuk menambah impor 1 juta ton minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan produk pertanian dari Indonesia. Kedua pemimpin juga membahas kerja sama pembangunan Green Industrial Park di Kalimantan Utara.

Setelah itu, Presiden RI bertemu dengan Presiden Xi di Villa 14, Diaoyutai State Guesthouse, Beijing. Xi menyampaikan kegembiraannya dapat bertemu langsung dengan Jokowi.  

Kedua pemimpin negara menyampaikan komitmennya untuk memperkuat kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan bagi kedua negara sekaligus kawasan dan dunia.

Menurut Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, fokus utama dari pertemuan yang dilakukan Presiden Jokowi di Cina adalah upaya untuk meningkatkan kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan.

Menurut Kompas, total, ada tujuh kesepakatan yang menjadi buah pertemuan Presiden Jokowi dengan PM Li dan Presiden Xi, yaitu pembaruan MoU Sinergi Poros Maritim Dunia dan Belt Road Initiative, MoU Kerja sama Pengembangan dan Penelitian Vaksin dan Genomika.

Selain itu, juga MoU mengenai Pembangunan Hijau, pengaturan Kerja sama Kelautan, protokol mengenai ekspor nanas Indonesia, pengaturan Kerja Sama Pertukaran Informasi dan Penegakan Pelanggaran Kepabeanan dan Rencana Aksi Kerja Sama Pengembangan Kapasitas Keamanan Siber dan Teknologi. (RA)

Tags