Aug 17, 2022 13:53 Asia/Jakarta
  • Peringati HUT Kemerdekaan RI ke-77, Jokowi Tunjukkan Empat Capaian Penting

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan bahwa kepemimpinan Indonesia semakin diakui dunia, mulai dari dipercaya oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) hingga menjadi jembatan perdamaian Rusia-Ukraina yang masih berperang.

"Indonesia diterima oleh Rusia dan Ukraina sebagai jembatan perdamaian, dipercaya PBB sebagai Champions dari Global Crisis Response Group," kata Jokowi dalam pernyataan Twitter kemarin.

"Tahun 2022 ini, Indonesia menjadi Presiden G20, dan tahun depan menjadi Ketua ASEAN," papar Jokowi lagi.

Selain memamerkan kepercayaan yang diberikan ke Indonesia, Jokowi turut angkat suara soal krisis di dunia.

"Krisis demi krisis masih menghantui dunia. Geopolitik dunia mengancam keamanan kawasan. Karena itulah kita harus selalu: Eling lan Waspodo. Selalu ingat dan waspada, cermat dalam bertindak, hati-hati dalam melangkah," tuturnya lagi.

Keempat, kepercayaan internasional yang meningkat. Indonesia diterima oleh Rusia dan Ukraina sebagai jembatan perdamaian, dipercaya PBB sebagai Champions dari Global Crisis Response Group.

Tahun 2022 ini, Indonesia menjadi Presiden G20, dan tahun depan menjadi Ketua ASEAN.

Jokowi sendiri sempat berkunjung ke Ukraina dan Rusia pada Juni lalu. Dalam lawatan itu, Jokowi mendorong perdamaian antara kedua negara.

Jokowi bahkan mengklaim dia menjadi pembawa pesan Presiden Volodymr Zelensky kepada Presiden Rusia Vladimir Putin meski tak menjelaskan detail pesan seperti apa yang dititipkan kepadanya.

 

Sementara itu, Wakil Presiden (Wapres) Indonesia, Ma'ruf Amin mengajak seluruh elemen bangsa untuk merapatkan persatuan dalam agar Indonesia mampu bangkit dari berbagai tantangan krisis. Pesan itu disampaikan dalam peringatan HUT RI ke-77.

"Saya mengajak seluruh elemen bangsa untuk merapatkan persatuan, bersinergi dalam kerja nyata agar Indonesia tercinta segera pulih dari dampak krisis dan bangkit menjadi negara yang lebih kuat," ujar Ma'ruf Amin dalam video yang diunggah di YouTube, Rabu (17/8).

Ia mengatakan saat ini Indonesia tengah menghadapi tantangan krisis, mulai dari pandemi covid-19, krisis pangan dan energi, konflik internasional, hingga krisis iklim.

Ia juga mengatakan tantangan yang saat ini dihadapi berbeda dengan yang dialami para pahlawan saat merebut kemerdekaan.

Namun, perjuangan dan kegigihan rakyat Indonesia dalam mempertahankan dan mengisi kemerdekaan disebut harus sama kuatnya dengan pahlawan kemerdekaan.

"Rekam sejarah bangsa Indonesia memberikan pelajaran bahwa bangsa kita adalah bangsa pejuang, semangat kebangkitan nasional yang melahirkan kemerdekaaan harus senantiasa menjadi jiwa seluruh bangsa indonesia dalam mengisi kemerdekaan," ujar Ma'ruf.

Ma'ruf mengatakan tantangan yang akan dihadapi rakyat Indonesia di masa mendatang adalah perubahan yang begitu cepat. Sebab itu, dibutuhkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai modal terpenting untuk bisa mengelola perubahan sekaligus memenangkan persaingan global.

Dalam kesempatan yang sama, Ma'ruf juga menyampaikan bahwa Indonesia akan menularkan semangat untuk bangkit lebih cepat kepada bangsa lain melalui presidensi di G20.

"Melalui momentum presidensi G20, kita tularkan semangat pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat pada bangsa-bangsa lain agar kemajuan di tingkat internasional, kawasan dan global dapat kita wujudkan," ujar Ma'ruf.(PH)

 

 

Tags