Nov 11, 2019 10:52 Asia/Jakarta
  • Rupiah dan dolar AS
    Rupiah dan dolar AS

Nilai tukar rupiah melanjutkan pelemahan akhir pekan lalu di awal perdagangan Senin (11/11). Situs ekonomi Kontan pukul 10.13 WIB melaporkan rupiah pasar spot ke Rp 14.042 per dolar AS atau melemah 0,20% dari sesi sebelumnya.

Sedangkan di JISDOR kurs rupiah juga melemah 0,14% di level US$ 14.040 per dolar AS. Pelemahan ini dipicu efek dolar AS mengonsolidasikan kenaikan di tengah optimisme kesepakatan tarif antara Amerika Serikat (AS) dan Cina

Situs kata data melaporkan, Kepala Riset PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menjelaskan, pelemahan rupiah antara lain dipengaruhi oleh progres negosiasi dagang antara AS dan Cina. Pada Jumat (8/11), Trump menyatakan belum ada kesepakatan terkait penghapusan tarif antara AS dan Cina.

Ia merespons pernyataan Kementerian Perdagangan Cina yang menyebutkan kedua negara sepakat saling menghapus tarif dalam kesepakatan dagang  Washington-Beijing. 

 

Presiden AS, Donald Trump

Sehari kemudian, Trump menegaskan bahwa Cina lebih membutuhkan kesepakatan dagang dibandingkan AS. Ia juga menyatakan 2019 menjadi tahun paling sulit bagi perekonomian Cina dalam 57 tahun terakhir.  "Ini dapat memicu pelemahan rupiah terhadap dolar AS, apalagi ditambah imbal hasil obligasi pemerintah AS yang menguat," ujar Ariston dilansir Katadata.co.id. 

Ia memperkirakan rupiah pada perdagangan hari ini bergerak pada level 13.980  hingga 14.050 per dolar AS. 

Bloomberg melaporkan, mayoritas mata uang negara-negara Asia juga melemah terhadap dolar AS. Yuan Cina melemah 0,07 %, rupee India anjlok 0,45 %, won Korea turun 0,29 %, Ringgit lunglai 0,13 %, serta dolar Singapura lemas 0,09 %. Di luar itu, yen Jepang menguat 0,11 % dan baht Thailand naik 0,09 %.(PH)

 

 

Tags

Komentar