Nov 14, 2019 12:04 Asia/Jakarta
  • Pangdam se-Indonesia berkumpul di Istana Kepresidenan.
    Pangdam se-Indonesia berkumpul di Istana Kepresidenan.

Presiden Joko Widodo mengumpulkan panglima kodam TNI atau pangdam dari seluruh wilayah Indonesia di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (14/11/2019) pagi.

Pantauan Kompas.com, pertemuan Jokowi dengan seluruh pangdam berlangsung tertutup. Selain pangdam, ada juga para komandan korem tipe A yang diundang ke Istana.

Pangdam Jaya Mayor Jenderal (TNI) Eko Margiono mengungkapkan, tak ada hal spesifik yang diinstruksikan oleh Jokowi.

Presiden hanya menekankan lagi pesan yang telah ia sampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah 2019 di Sentul, Bogor, Rabu (13/11/2019) kemarin.

"Ya itu (pesan Jokowi di Sentul kemarin) tadi dipertegas saja lagi. Penegasan itu saja, enggak ada yang lain-lain," kata Jokowi.

Dalam acara kemarin, Jokowi meminta TNI dan Polri tak meremehkan setiap peristiwa kecil yang terjadi di setiap daerah.

Jokowi menyatakan, para anggota TNI dan Polri harus meningkatkan kewaspadaan karena dunia penuh dengan ketidakpuasan.

"Melihat sekecil apa pun sebuah peristiwa jangan menggampangkan, karena dunia penuh, negara-negara penuh dengan ketidakpuasan. Hati-hati," kata Jokowi.

Jokowi juga berpesan kepada seluruh jajaran TNI menjaga pertahanan keamanan dan persatuan.

Mantan Wali Kota Solo itu meminta TNI untuk mendukung agenda besar pemerintah. Salah satunya menjamin keamanan bagi berlangsungnya investasi di daerah.

"Saya titip kepada Panglima TNI, rakyat sangat berharap pada kontribusi yang diberikan dari TNI dan Polri," ujarnya.

Informasi yang dihimpun, setelah ini, Jokowi juga akan mengumpulkan seluruh Kapolda dan Kepala Kejaksaan Tinggi.

Suasana di halaman parkir Polrestabes Medan, Sumatra Utara, pascaledakan bom bunuh diri.

Kapolri Panggil Kapolda dan Kapolsek Se-Indonesia, Bahas Dua Topik Ini

Kepala Polri Jenderal Idham Azis akan menggelar pertemuan dengan semua kapolda hingga kapolsek di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, Kamis (14/11/2019).

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes (Pol) Asep Adi Saputra mengatakan, pertemuan itu dalam rangka apel kepala satuan wilayah (kasatwil).

"Apel kasatwil nanti fokusnya untuk pengamanan Pilkada 2020 dan antisipasi terorisme," ujar Asep di Mako Brimob.

Untuk diketahui, pemungutan suara pilkada rencananya digelar pada 23 September 2020 di 270 wilayah di Indonesia. Ke-270 wilayah ini meliputi 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme ( BNPT) dilaporkan tengah meningkatkan kebijakan nasional berupa kontra radikalisasi. Tujuannya, untuk menangkal regenerasi radikalisme.

Kasubdit Kontra Propaganda Direktorat Pencegahan BNPT Kolonel Sujatmiko mengatakan, untuk meningkatkan kontra radikalisasi, diperlukan pemahaman terhadap akar permasalahan radikalisme di Indonesia.

"Seperti akar permasalahan sebelum terjadinya teror atau pra-teror, mereka melaksanakan apa. Dalam arti mereka melaksanakan doktrinisasi dan propaganda. Jangan lupa, mereka juga melaksanakan rekrutmen. Itu kita yang harus alert," ujar Sudjatmiko di Gedung Tribrata, Jakarta. (RM)

Tags

Komentar