Jan 22, 2020 13:22 Asia/Jakarta
  • Korban virus corona
    Korban virus corona

Virus Corona yang telah mencapai Amerika Serikat. Seorang warga negeri Paman Sam dikonfirmasi telah terinfeksi virus itu.

The Centers for Disease Control di Amerika Serikat mengatakan, virus yang berasal dari China tersebut menginfeksi seorang warga Amerika Serikat yang tiba di Seattle setelah perjalanannya dari Cina.

Menurut CDC (Centers for Disease Control) , Pasien yang didiagnosis Virus Corona di Amerika Serikat tersebut merupakan seorang pria berusia sekitar 30 tahun. Ia dikabarkan pulang dari Wuhan pada 15 Januari lalu.

Virus Corona

Virus ini sebelumnya belum teridentifikasi pada manusia. Namun, para pejabat di China mengonfirmasi adanya virus misterius tersebut.

CNN melaporkan, jumlah pasien meninggal karena virus tersebut telah mencapai hingga 9 orang.

Virus Corona juga dilaporkan dapat menular antar-manusia, seperti dikutip dari BBC News, Rabu (22/1/2020). Demikian hasil pantauan Parstodayid dari Liputan6 Rabu, (22/01/2020).

Mengenal Virus Corona atau Pneumonia Wuhan

Ilmuwan China mengidentifikasi jenis virus yang menyebabkan wabah pneumonia di kota Wuhan, China sebagai virus corona jenis baru.

Virus yang mengganggu pernapasan itu dinamai novel coronavirus atau 2019-nCoV.

Kabar terakhir tentang virus ini, dipastikan dapat menular dari manusia ke manusia.

Tentang pneumonia

Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) menjelaskan, pneumonia merupakan infeksi atau peradangan akut di jaringan paru yang disebabkan oleh berbagai mikroorganisme seperti bakteri, virus, parasit, jamur, pajanan bahan kimia, atau kerusakan fisik paru.

" Pneumonia dapat menyerang siapa aja, seperti anak-anak, remaja, dewasa muda dan lanjut usia, namun lebih banyak pada balita dan lanjut usia," tulis PDPI dalam siaran resminya.

Pneumonia dibagi menjadi tiga yaitu community acquired pneumonia (CAP) atau pneumonia komunitas, hospital acquired pneumonia (HAP), dan ventilator associated pneumonia (VAP).

Ketiga jenis pneumonia ini dibedakan berdasarkan darimana sumber infeksi.

Pneumonia yang sering terjadi dan dapat bersifat serius bahkan kematian yaitu pneumonia komunitas.

Pneumonia Wuhan

Pada tanggal 31 Desember 2019, di Kota Wuhan, China dilaporkan adanya kasus-kasus pneumonia berat yang belum diketahui etiologinya.

Awalnya terdapat 27 kasus kemudian meningkat menjadi 59 kasus, dengan usia antara 12-59 tahun.

"Terdapat laporan kematian pertama terkait kasus pneumonia ini, pasien usia 61 tahun dengan penyakit penyerta yaitu penyakit liver kronis dan tumor abdomen atau perut," tulis PDPI.

Gejala virus corona Wuhan

Gejala yang muncul pada pneumonia ini di antaranya:

  • Demam
  • Lemas
  • Batuk kering
  • Sesak atau kesulitan bernapas
  • Beberapa kondisi ditemukan lebih berat. Pada orang dengan lanjut usia atau memiliki penyakit penyerta lain, memiliki risiko lebih tinggi untuk memperberat kondisi.

Metode transmisi dan masa inkubasi belum diketahui. Berdasarkan investigasi beberapa institusi di Wuhan, sebagian kasus terjadi pada orang yang bekerja di pasar ikan.

Selain di Wuhan, beberapa Negara melaporkan kasus-kasus suspek serupa dengan di Wuhan yaitu di Singapura, Seoul, Thailand dan Hongkong.

Di Singapura dan Bangkok terdapat penerbangan langsung dari Wuhan.

WHO mengonfirmasi ada satu kasus di Thailand, terdeteksi virus baru yang berasal dari outbreak pneumonia di Cina. Kasus tersebut merupakan traveler dari Wuhan, Cina.

Kota Wuhan Dikarantina

Ilmuwan di Chinese Centre for Disease Control and Prevention meminta warga di kota Wuhan untuk tidak meninggalkan kota itu. Mereka yang mau datang ke sana pun diminta membatalkan niatnya.

Bisa ditebak, saran karantina kota Wuhan itu terkait dengan upaya mencegah penyebaran virus corona yang mematikan. Sudah ada sekitar 300 orang terinfeksi di China dan enam orang dikabarkan meninggal.

Zeng Guang yang merupakan salah satu ilmuwan di CDC berharap sebisa mungkin orang jangan mendatangi Wuhan. "Kami harap orang bisa menghindari Wuhan jika mungkin dan bahwa orang di Wuhan bisa tetap tinggal saja," cetusnya. (Liputan6/Kompas)

Tags

Komentar