Jan 27, 2020 10:47 Asia/Jakarta
  • virus Corona
    virus Corona

Dua kasus terbaru diduga penyebaran novel coronavirus (nCov) atau virus corona ditemukan di Bandung dan Raja Ampat Papua.

Seorang pasien menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Pemerintah Dr. Hasan Sadikin (RSHS), Kota Bandung. Pasien itu dirujuk dari Rumah Sakit Cahya Kawaluya (RSCK), Kabupaten Bandung Barat.

"Memang benar ada pasien yang dirujuk dari RSCK," kata Rieke, salah satu petugas contact center RSHS Senin (27/1).

Dia mengatakan pihak RS belum bisa memastikan apakah pasien tersebut positif terserang virus corona. Rieke mengatakan informasi secara resmi akan disampaikan RSHS pada pukul 10.00 WIB mendatang.

"Saat ini kami sedang melakukan observasi," ujarnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pasien laki-laki itu dirujuk RS Cahya Kawaluyan ke RS Hasan Sadikin pada Minggu (26/1).

Pasien terduga virus corona tersebut saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSHS Bandung. Humas RSHS Bandung Reny Meisuburriyani mengatakan manajemen rumah sakit juga belum bisa memberikan kepastian penyakit pasien tersebut.

Sementara itu, Seorang wisatawan asal Hong Kong berinisial YP yang berkunjung ke Raja Ampat, Provinsi Papua Barat, diduga terinfeksi virus Corona. Turis itu saat ini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Sele be Solu kota Sorong.

Direktur Rumah Sakit Sele be Solu, dr Mavkren J Kambuaya saat ditemui Antara di Sorong, Senin (27/1), mengatakan pasien tersebut mengeluh sakit demam dan panas usai menyelam di Raja Ampat. Ia kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Pertamina Sorong pada 25 Januari 2020.

Dokter menangani pasien tersebut dengan memberikan obat penurun panas dan demam. Panas pasien tersebut kini diklaim sudah berkurang.

Pihak rumah sakit berkoordinasi dengan pihak karantina kesehatan dan dinas kesehatan guna melakukan pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui apakah pasien tersebut terinfeksi corona.

Ia menjelaskan bahwa guna mengetahui apakah pasien tersebut terinfeksi virus Corona maka harus pemeriksaan tenggorokan dan hasilnya dikirim ke Jakarta.

Dia menyampaikan pasien tersebut akan diisolasi 7-14 hari guna pemeriksaan lebih lanjut.

Menurutnya, meminta masyarakat tidak perlu khawatir karena kasus ini masih dugaan terinfeksi virus corona.(PH)

 

Tags

Komentar