Apr 09, 2020 11:58 Asia/Jakarta
  • Corona di Indonesia
    Corona di Indonesia

Jumlah orang yang sembuh dari COVID-19 terus bertambah. Kini sudah ada 222 orang yang sembuh dari penyakit akibat virus Corona itu. Namun jumlah orang berkasus positif COVID-19 juga bertambah menjadi 240 orang.

Data terbaru kasus COVID-19 diumumkan oleh juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto (Yuri), lewat siaran langsung kanal YouTube BNPB Indonesia, Rabu (8/4/2020). Demikian hasil pantuan Parstodayid dari Detik, Kamis (09/04/2020).

Bila dibandingkan dengan data pada Selasa (7/4) kemarin, ada pertambahan 218 kasus positif COVID-19. Dengan demikian, jumlah total kasus positif COVID-19 di Indonesia saat ini ada 2.956.

Virus Corona

Hingga saat ini, kasus virus corona telah menyebar ke 32 provinsi di Indonesia. DKI Jakarta masih menjadi provinsi dengan kasus terbesar, yaitu 1.470 kasus

Sementara dua provinsi yang masih nol kasus Covid-19 adalah Gorontalo dan Nusa Tenggara Timur.

Data terakhir Minggu (5/4/2020), belum ada kasus positif Covid-19 di Provinsi Gorontalo.

Provinsi Gorontalo melakukan sejumlah upaya pencegahan virus corona di wilayahnya. Upaya itu di antaranya:

1. Membentuk gugus tugas percepatan pencegahan penyebaran virus corona.

2. Melakukan sosialisasi pencegahan virus corona kepada masyarakat

3. Menerapkan kebijakan belajar dari rumah.

4. Menerapkan sistem bekerja dari rumah untuk seluruh ASN.

5. Melarang seluruh ASN melakukan perjalanan dinas ke luar negeri dan ke luar daerah.

6. Melakukan pemeriksaan ketat sesuai protokol Kemenkes di seluruh pintu masuk Gorontalo baik darat, laut, dan udara.

Provinsi Nusa Tenggara Timur juga menjadi satu di antara dua provinsi yang belum melaporkan kasus positif Covid-19.

Namun, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di wilayah itu terus meningkat hingga mencapai 668 orang, 76 di antaranya dinyatakan sehat setelah menjalani karantina dua minggu.

Meski nol kasus Covid-19, NTT kini tengah menghadapi banyaknya memiliki kasus demam berdarah dengue (DBD).

Pemerintah melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 terus mengingatkan masyarakat agar bersama-sama melakukan upaya pencegahan penyebaran dan penularan virus corona.

Salah satu yang kerap diingatkan adalah pentingnya menggunakan masker jika berada di tempat publik.

Mereka yang sehat juga wajib menggunakannya sebagai upaya pencegahan. Alasannya, ada kasus penularan virus corona dari orang tanpa gejala.

Oleh karena itu, menggunakan masker non medis (masker kain 3 lapis) merupakan cara untuk melindungi diri sendiri dan orang lain.

Selain menggunakan masker, masyarakat juga diingatkan untuk rajin mencuci tangan dengan sabun dan air bersih, membawa hand sanitizer jika bepergian, menjaga jarak aman mininal 1-2 meter, menutup mulut jika bersin atau batuk, dan tidak sering menyentuh wajah.

Jika upaya-upaya ini dilakukan secara terus menerus dan menjadi kesadaran kolektif, diyakini kasus virus corona di Indonesia bisa ditekan.

Tags

Komentar