May 24, 2020 10:56 Asia/Jakarta
  • Idul Fitri
    Idul Fitri

Imam Besar Masjid Istiqlal Prof KH Nasaruddin Umar hari Sabtu (23/05/2020) meminta agar masyarakat untuk melaksanakan shalat Idul Fitri atau Id di rumah untuk mencegah penularan virus Covid-19.

Dia menambahkan mencintai masjid merupakan kegiatan yang dicintai Allah Swt, dipuji dan sangat membanggakan. Namun dalam kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini, ada hal yang harus diingat yakni penyebaran virus Covid-19.

Ia lalu memberi contoh bagaimana Rasulullah Nabi Muhammad Saw saat di Madinah melarang sahabatnya untuk shalat di masjid dikarenakan hujan deras.

"Itu hanya hujan deras, tapi sekarang di luar kita 'hujan' corona. Hujan air saja, Rasulullah meminta agar tidak shalat di masjid. Apalagi corona yang mematikan," jelasnya. Sebagaimana hasil pantauan Parstodayid dari Antaranews, Minggu (24/05/2020).

Sementara itu, Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah yang jatuh pada Minggu, (24/5).

Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko widodo

"Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin," kata Presiden Jokowi diikuti oleh Ibu Iriana, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu.

Menurut Presiden, Hari Raya Idul Fitri tahun ini dirayakan dengan cara yang berbeda karena adanya pandemi Covid-19.

Hal ini menuntut pengorbanan semua pihak untuk tidak mudik dan tidak bersilaturahim dengan cara yang biasa.

"Saya merasakan hal ini sangatlah berat, tapi keselamatan handai tolan dan sanak saudara tentu lebih penting. Dan harus menjadi prioritas kita semua," ujarnya.

Presiden meyakini bahwa ujian berat yang tidak hanya dialami oleh bangsa ini melainkan oleh hampir seluruh bangsa di dunia akan segera berlalu.

"Saya yakin, bersama-sama kita bangsa Indonesia akan mampu melewati ujian berat ini," katanya.

Silaturahim Virtual

Mengikuti anjuran itu, Istana Kepresidenan memastikan Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo tidak akan mengadakan gelar griya (open house) pada Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah, Ahad (24/5) 2020 untuk mencegah risiko penularan virus corona jenis baru penyebab COVID-19.

Namun, Istana menyampaikan bahwa Presiden mendorong agar masyarakat tetap melaksanakan tradisi silaturahim saat Lebaran, dengan salah satu cara yakni silaturahim secara virtual menggunakan berbagai media dan memanfaatkan jaringan teknologi.

"Tradisi silaturahmi bersama keluarga dan kerabat agar terus dijaga. Meski tidak bertemu secara langsung, silaturahmi bisa dilakukan secara virtual," kata Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

Dengan nada yang sama, Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin juga berpesan agar masyarakat, khususnya umat Islam, untuk tetap patuh pada protokol kesehatan dalam berlebaran di tengah pandemi COVID-19.

"Idulfitri kali ini kita rayakan dalam suasana pandemi. Oleh karena itu, marilah kita rayakan dengan tetap memegang aturan-aturan kesehatan, dan marilah kita perkuat iman dan ketakwaan kita," kata Wapres Ma'ruf Amin dalam keterangannya saat menyampaikan pesan video dalam acara Takbir Virtual Nasional dan Pesan Idulfitri 1 Syawal 1441 Hijriah dari Masjid Istiqlal Jakarta, Sabtu malam.

Dengan memperkuat iman dan ketakwaan, menurut Ma'ruf Amin, niscaya keberkahan akan diperoleh masyarakat beriman, khususnya menghadapi pandemi COVID-19 di Indonesia.

Tags