Jan 22, 2021 10:49 Asia/Jakarta
  • Menlu Indonesia, Retno Marsudi
    Menlu Indonesia, Retno Marsudi

Indonesia dipercaya oleh negara-negara anggota ASEAN lainnya untuk memimpin satuan tugas guna membahas Kerangka Pengaturan Koridor Perjalanan ASEAN (ATCAF) beserta prosedur operasinya demi membantu pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19.

Situs Antara hari Kamis (21/1/2021) melaporkan, keputusan itu disepakati oleh para menteri luar negeri ASEAN dalam pertemuan AMM Retreat yang berlangsung secara virtual.

“Kerja dari satuan tugas ad hoc ini diharapkan dapat diselesaikan pada kuartal pertama 2021,” kata Retno dilansir Antara kemarin.

Pengaturan koridor perjalanan antarnegara Asia Tenggara pertama kali diusulkan Indonesia dalam KTT ke-36 ASEAN, pada Juni 2020 untuk mengatasi masalah yang dipicu pandemi virus Corona terutama ekonomi, sehingga diharapkan kegiatan ekonomi dapat hidup kembali tanpa mengorbankan aspek kesehatan.

Inisiatif Indonesia tersebut disambut baik oleh seluruh negara anggota dan Sekretaris Jenderal ASEAN Lim Jock Hoi, yang menyebut bahwa koridor perjalanan menjadi salah satu upaya untuk memastikan pasar Asia Tenggara tetap terbuka selama pandemi.  Lim meyakini Pengaturan Koridor Perjalanan ASEAN akan segera terwujud setelah dicapai kesepakatan perjalanan khusus oleh negara-negara anggotanya.

Menlu Indonesia memandang satuan tugas ini dapat difungsikan untuk mengoordinasi dan memfasilitasi operasionalisasi koridor perjalanan di kawasan.

Selain menyepakati pengaturan koridor perjalanan, ASEAN telah menghimpun dana tanggapan terhadap Covid-19 (ASEAN COVID-19 Response Fund) yang hingga kini jumlah komitmennya mencapai hampir 13,6 juta dolar AS  atau sekitar Rp190,7 miliar.

Dana tersebut akan digunakan untuk membantu upaya perhimpunan tersebut melawan pandemi virus Corona.(PH)

Tags