Jan 23, 2021 12:20 Asia/Jakarta
  • Wakil Presiden Republik Indonesia Ma\'ruf Amin
    Wakil Presiden Republik Indonesia Ma\'ruf Amin

Pengembangan wakaf menjadi salah satu isu penting sebagai buffer penyangga ekonomi nasional. Gerakan wakaf memperoleh momentum baru dengan terarfimarsinya kebijakan pemberdayaan dana sosial keagamaan dan pengembangan kelembagaan ekonomi umat dalam program prioritas nasional pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

Gerakan Nasional Wakaf Tunai merupakan inisiasi Wakil Presiden Ma’ruf Amin sebagai upaya untuk mendukung percepatan pembangunan nasional melalui partisipasi masyarakat dalam mengumpulkan dana sosial. Wapres menilai metode wakaf tunai dapat turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Wapres Ma’ruf Amin, pemerintah berencana membuat gerakan nasional untuk pengumpulan wakaf tunai. Sebab selama ini penggunaan dana wakaf hanya untuk masjid, madrasah, atau pemakaman.

Pertumbuhan ekonomi

Oleh karenanya, Wapres menyebut Gerakan Nasional Wakaf Tunai (GNWT) harus didorong agar dapat diikuti oleh seluruh masyarakat. Menurutnya, Melalui gerakan ini saya yakin akan terkumpul suatu dana yang besar untuk mendukung pembangunan nasional serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tiga Upaya Besar

Menjadi proyek nasional, Gerakan Nasional Wakaf Tunai memerlukan upaya besar, yang disebut Wapres Ma’ruf Amin ada tiga:

Pertama, melakukan business process reenginering atau rekaya ulang proses bisnis wakaf uang.

Kedua, menetapkan program strategis wakaf nasional yang perlu didukung para tokoh, ulama dan masyarakat.

Ketiga, melakukan gerakan kampanye bersama dalam mengumpulkan uang sekaligus melakukan literasi dan edukasi tentang pentingnya wakaf tunai.

Tidak cukup sampai di situ, Wapres juga mengingatkan tentang pentingnya memanfaatkan perkembangan teknologi dalam menyukseskan program wakaf tunai nasional.

“Tidak kalah penting juga adalah melakukan digitalisasi pada setiap prosesnya, serta terkoneksi dengan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah nasional,” katanya.

Apabila semua langkah kunci dan faktor pendukung tersebut dilakukan dengan baik, katanya, maka transformasi wakaf uang di Indonesia akan berjalan sesuai tujuan yang diharapkan.

Presiden Resmikan GNWT 25 Januari

Sebelumnya, dalam peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2020, Ma’ruf Amin mengatakan dirinya sudah mendapatkan lampu hijau dari Presiden Joko Widodo untuk membangun gerakan wakaf tunai tersebut.

Rencananya, peresmian Gerakan Nasional Wakaf Tunai akan diselenggarakan pada 21 Januari 2021, tapi ternyata ditunda pada Senin, 25 Januari 2021.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin melakukan pertemuan virtual dengan jajaran direksi Komite Nasional Ekonomi di Jakarta, Rabu (20/01/2021), guna membahas persiapan peluncuran Gerakan Nasional Wakaf Tunai.

Dalam pembicaraan itu akhirnya disepakati peluncuran GNWT ditunda hari Senin, 25 Januari dan akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo. (Antaranews/Detik/Kompas/Liputan6)

Tags